Astaga, Nenek Ini Nyaris Celaka Tertimpa Reruntuhan

ilustrasi

ilustrasi

 


POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Rumah milik Epon Titi,76, yang ditempati bersama anaknya Yayan ,56, di RT 04/29 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, roboh setelah diguyur hujan di Kota Cimahi semalaman. Beruntung kedua warga ini selamat dari musibah yang terjadi Jumat (26/11/2015) dini hari.

Kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan, sudah tua dan sudah masuk kategori rumah tidak layak huni. Ditambah, anaknya menderita kebutaan sejak lahir.
Sebelum roboh, dari informasi yang dihimpun, banyak bagian rumah berukuran 6 meter x 7 meter yang berdiri sejak 1985 sudah keropos. Adapun peristiwa robohnya rumah terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Seluruh bagian atap genteng rumah runtuh dan sebagian dinding rumah rusak.

Iis, 45, anak kedua korban yang rumahnya berdampingan dengan ibunya itu mengatakan, tanda-tanda rumah orang tuanya akan roboh sudah mulai terasa sejak siang sebelum kejadian. “Kejadiannya sekitar jam 02.00 WIB, dari jam 18.00 WIB hujan terus-terusan. Dari siang juga udah kerasa bakal roboh,” katanya.

Firasat akan roboh, ia bersama suaminya sekitar pukul 19.00 WIB langsung memindahkan ibunya bersama kaka lelakinya ke rumahnya yang memang bersebelahan.

Benar saja, beberapa jam berselang saat seluruh anggota keluarga sedang tidur, seluruh bagian atap dan sebagian dinding rumah ibunya roboh. “Pas semua lagi tidur, rumah dan sebagian dinding roboh saat hujan mengguyur,” katanya.

Saat ini Epon tinggal bersama Iis. Ia harus berbagi tempat bersama kedua anak dan cucunya. Meski begitu ia bersyukur ibunya selamat dari musibah tersebut. “Biar desak-desakan juga gapapa, yang penting mamah selamat,” katanya.

Diakuinya, dirinya pernah mengajukan untuk memperbaiki rumah ibunya ini melalui program bedah rumah kepada dinas terkait pada tahun 2013. Namun, hingga saat ini program tersebut tidak juga didapatkannya. “Pernah difoto dinas sosial kelurahan tapi sampai hari ini belum terlaksana, kami tunggu-tunggu tidak ada juga sampai sekarang sudah roboh,” ujarnya.

Dirinya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah-rumah yang sudah tidak layak huni namun masih dihuni oleh warganya. “Harapan saya ada bantuan untuk memperbaiki rumah bagi rumah yang sudah tidak layak huni,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …