Ini yang Menyebabkan Ratusan PNS KBB Kaget

Sekda KBB Maman S Sunjaya

Sekda KBB Maman S Sunjaya

 


POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 255 Pegawai Negeri Sipil (PNS) diantaranya 131 Fungsional dan 124 Struktural yang menjabat di sejumlah Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dari eselon III, IV, V di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mengikuti pelantikan sumpah jabatan secara mendadak di Aula Gedung B SKPD, Jumat (27/11).

Sebelumnya, sejumlah PNS kaget setelah menerima surat undangan pelantikan sehabis salat Jumat (27/11). Isi surat mengenai undangan bahwa yang bersangkutan akan dilantik pukul 14.00 WIB. Beberapa pejabat mengaku kaget saat menerima surat undangan pelantikan yang ditanda tangani Sekretaris Daerah (sekda) Maman S Sunjaya.

Ratusan PNS yang memiliki jabatan struktural dan fungsional tersebut telah dilakukan mutasi rotasi jabatannya yang dilakukan oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Bandung Barat.

Sekretaris Daerah KBB, Maman S Sunjaya mengakui undangan baru dikirim ke pejabat yang akan dilantik hanya beberapa jam sebelum dilantik. Namun Jumat paginya semua karyawan sudah diberi tahu melalui pesan singkat supaya semua karyawan tidak meninggalkan tempat.

“Untuk pejabat struktural memang undangnya baru dikirim beberapa jam sebelum dilantik, tapi melalui SMS semua karyawan sudah diberitahu agar tidak meninggalkan tempat hari ini,” kata Maman S Sunjaya kepada sejumlah wartawan di sela-sela pelantikan, kemarin.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) KBB, Pejabat yang dilantik sebagian besar dari lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (disdikpora) sebanyak 131 orang terdiri dari 116 kepala sekolah SD, 10 kepala SMP, dan 5 orang kepala SMA, ditambah 7 pengawas sekolah.

Sementara pejabat struktural yang masuk daftar pelantikan adalah pejabat eselon 3 A sebanyak 6 orang, eselon 3 B sebanyak 20 orang, 4 A sebanyak 70 orang, 4 B sebanyak 15 orang, dan eselon 5 sebanyak 13 orang. Total pejabat struktural yang dilantik sebanyak 124 orang.

Ketua Baperjakat KBB, Maman S Sunjaya yang juga menjabat Sekda KBB menuturkan, rotasi mutasi ini dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan struktural maupun fungsional yang ada dilingkungan Pemkab Bandung Barat dan Sekolah SD, SMP dan SMA di Kabupaten Bandung Barat. Sehingga, secara otomatis pergeseran jabatan perlu dilakukan untuk mengisi kekosongan tersebut.

“Mutasi ini lebih banyak di Pendidikan karena mengisi kekosongan jabatan dan prestasi yang diperoleh Kepala Sekolah yang sebelumnya. Sehingga mereka bisa menularkannya lagi ke sekolah lain,” kata Maman.

Dia menegaskan, dalam mutasi ini tidak ada punishment terhadap kinerja. Jika pun ada, itu hanya mengikuti ketentuan aturan yang berlaku. “Tidak ada punishment, kalau pun ada itu hanya mengikuti ketentuan saja,” ucapnya.

Maman menjelaskan, rotasi mutasi ini merupakan tahap pertama yang dilakukan Pemkab Bandung Barat terhadap seluruh PNS yang memiliki jabatan struktural maupun fungsional. Hal ini dilakukan dalam rangka peningkatan kinerja dan penyegaran struktur organisasi di setiap SKPD dan Sekolah di KBB. “Ini baru tahap pertama, tahap kedua kita agendakan di bulan April,” ujarnya.

Dalam rotasi mutasi ini, sambung Maman, hanya ada satu PNS yang naik jabatan atau promosi jabatan yakni dari eselon 3b ke 3a atas nama Cucu Hertika yang akan menjabat sebagai Kabag Humas di Sekeretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bandung Barat. “Hanya satu yang promosi jabatan, yang lainya itu hanya pergeseran jabatan saja,” ujarnya.

Adapun proses rotasi mutasi jabatan ini, kata Maman, merupakan usulan dari setiap SKPD yang dipertimbangkan oleh Baperjakat dan diputuskan oleh Bupati Bandung Barat melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Bandung Barat.

Sementara, Bupati Bandung Barat, Abubakar berharap rotasi mutasi jabatan tersebut bisa memicu dan memotivasi PNS yang menempatai jabatan barunya untuk meningkatkan kinerjanya sebagai pelayan masyarakat. “Mereka itu sekarang menempati jabatan baru, jadi harus bisa memotivasi dirinya untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain itu, Abubakar meminta agar semua PNS bisa menerima keputusan ini. Hal ini sebagai bentuk pengabdian mereka terhadap bangsa dan negara khusunya Kabupaten Bandung Barat agar bisa mewujudkan Visi Bandung Barat CERMAT.
“Semua harus legowo, ini adalah keputusan yang harus dijalabi oleh semua pegawai. Enak atau tidak ini merupakan evaluasi bersama demi mewujudkan Bandung Barat Cermat,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …

Gandeng LBH Gerakan Pemuda Anshor

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Untuk melindungi warga karang taruna dan masyarakat Cimanggung yang berurusan dengan masalah hukum, Forum Pengurus Karang Taruna …