Ini yang Dilakukan PD Pasar Kota Bandung Demi Meraih Penghargaan Adipura

adipura

adipura

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Sebagai salah satu titik pantau Adipura, delapan pasar tradisional di Kota Bandung disiapkan biodigester berkapasitas 15 kilogram.


“Dengan biodigester tersebut bisa mereduksi sampah organik di pasar hingga hampir 50 persen lebih,” ujar Dirut PD Pasar Bermartabat, Rinal Siswadi.

Rinal mengatakan, TPS di pasar memang merupakan penghasil sampah terbesar di Kota Bandung. Menurut catatan Rinal dari 29 TPS yang tersebar di beberapa Pasar di Kota Bandung, menghasilkan sekitar 440 meter kubik per hari.

“Namun sampah yang benar-benar dihasilkan oleh aktivitas pasar hanya sekitar 30 persen. Sisanya merupakan sampah domestik,” terangnya kepada wartawan, Selasa (24/11).

Sementara untuk sampah anorganik berupa plastik, PD Pasar memberlakukan penggunaan kantong plastik ramah lingkungan.‎‎ Pasar yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga belum menggunakan kantong terutama pasar yang menjadi titik pantau Adipura.

“Pasar yang menjadi titik pantau Adipura, menjadi percontohan penggunaan plastik ramah lingkungan,” katanya.

Namun, itu juga bukan berarti tidak menemui kendala. Karena pedagang plastik yang menyediakan plastik ramah lingkungan ini, jarang menawarkan plastik ini kepada pembeli.

“Meski demikian, kami terus melakukan sosialisasi,” tambahnya.

Sedangkan,‎ seluruh pedagang di pasar yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga memang masih menggunakan kantong plastik biasa. Belum menggunakan plastik ramah lingkungan. ‎
Rinal mengatakan, kendala yang dihadapi adalah karena di pasar yang dikelola oleh pihak ketiga, menggunakan kantong plastik branded mereka sendiri, sehingga menggunakan logo mereka.

“Sedangkan kalau plastik ramah lingkungan, kan menggunakan logo pasar sae,” tamba Rinal.

Rinal mengatakan, pihaknya tidak mau memonopoli pembelian plastik ramah lingkungan. Karenanya, pihaknya hanya mensosialisasikan bahwa penggunaan plastik ramah lingkungan ini, merupakan program Pemkot Bandung.
“Kami hanya mensosialisasikan bahwa ini program kami. Untuk masalah mereka mau menggunakan plastik yang dibuat sendiri, atau mau pakai paper bag, itu hak mereka,” paparnya.

Sementra itu, untuk pasar tradisional, menurut Rinal sudah menggunakan plastik ramah lingkungan.

(mur)‎

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …