Jasa Sarana Dukung Pembangunan Tol Lingkar Bogor 

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – PT Jasa Sarana siap mendukung kebutuhan percepatan pembangunan jalan tol lingkar Bogor seksi II B dan III. Sebagai salah satu pemegang saham, Jasa Sarana siap mendukung kelanjutan proyek ini baik dari sisi pendanaan maupun percepatan perubahan penetapan lokasi.
Direktur Investasi dan Pengembangan PT Jasa Sarana Diah SH Wahjusari mengatakan, pengelolaan tol yang dipegang PT Marga Sarana Jabar tersebut diharapkan terus berkembang melayani pengguna jalan. “Kita siap memberi dukungan baik dana maupun perubahan lokasi, kita kejar terus agar ini cepat selesai,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (23/11).


Menurutnya, untuk seksi II B, perusahaan kembali mendapat sumber pendanaan dari sindikasi perbankan seperti BRI, BNI, Mandiri, dan Bank BJB. Pihaknya menilai, progres Bogor Ring Road sejauh ini sudah menunjukan perkembangan yang cukup baik jika dilihat dari lalu lintas harian yang sudah di atas business plan.

Selanjutnya, Marga Sarana Jabar akan melanjutkan pembangunan Seksi II B dari Kedungbadak-Parung sepanjang 2,47 kilometer pada pertengahan 2016 mendatang. “Proyek ini didukung sekali oleh Pemkot Bogor, dari mulai pemindahan utilitas sampai pembebasan lahan, tidak ada masalah,” katanya.

Dia mengaku, rencana pembangunan fisik seksi II B akan dikerjakan pada Juni 2016. Namun, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono sudah meminta agar dipercepat pada Maret mendatang karena tol ini masuk dalam rencana pemerintah terkait penambahan panjang jalan tol.

“2017 bisa operasi, dari target 18 bulan jadi 14 bulan. Karena ini memakai teknologi elevated,” katanya.

Lebih lanjut dia katakan, perkembangan Bogor Ring Road tercatat sangat signifikan sejak pertama kali dioperasikan. Dibangun dengan memanfaatkan lahan Bina Marga, tol dengan sistem elevated ini pada 15 November lalu sudah mendapat persetujuan trase seksi II B oleh BPJT.

“Sebagai dasar pembebasan lahan,” katanya. Sementara itu, Pemprov Jabar siap memproses permintaan perubahan penetapan lokasi rencana pembangunan jalan tol Bogor Ring Road Seksi II B dan III.

Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan, PT Marga Sarana Jabar sebagai pengelola tol tersebut sudah menyampaikan secara resmi perubahan Panlok Seksi II B dan III yang awalnya Kedung Halang-Yasmin menjadi Kedung Halang-Parung.

Selain itu, Simpang Yasmin-Dramaga menjadi Simpang Yasmin-Salabenda. “Kami segera  merespons permintaan perubahan panlok ini,” katanya.

Surat Perintah Penetapan Lokasi Pembangunan (SP2LP) seksi II B dan III dijanjikan diproses dalam satu pekan jika persyaratan dari pihak pengelola sudah lengkap. Oleh karena itu, Iwa meminta korporasi harus memastikan kelengkapannya meski pihaknya siap memproses.

Menurutnya, jika panlok sudah disetujui, maka perusahaan gabungan PT Jasa Marga, CMNP, dan BUMD PT Jasa Sarana tersebut segera memproses pembangunan BRR seksi II B dari Kedung Badak-Parung. Namun, karena tol ini oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor dianggap vital, maka desain seksi III diminta diubah agar lalu lintas orang dan barang lebih optimal.

Berubahnya trase dari Simpang Yasmin ke Salabenda yang nantinya akan terhubung dengan tol Depok-Antasari ini dinilai sangat menguntungkan baik untuk pemecahan solusi kemacetan di Bogor juga pemasukan pengelola. “Payback period-nya jadi lebih cepat. Kalau ke Dramaga lama, jadi perubahan panlok ini bisa dimengerti,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds