Dirugikan Manajemen, Ini Tuntutan Driver Go-jek

gojeg

gojeg

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Kebijakan manajeman Go-jek yang memberlakukan denda dan keamanan dengan perjanjian bersama para driver, dinilai hanya menguntungkan satu pihak.

Driver Go-jek wilayah Sarijadi Sidik mengatakan, manajeman dalam menetapkan kebijakan itu bukan menguntungkan, melainkan mengikis hak pemasukan.

“Banyak yang harus kita tuntut. Kami Merasa dirugikan oleh PT Gojek itu hanya menguntungkan sepihak,” ujar Sidik saat wawancara di depan Kantor Go-jek Cabang Bandung Jalan BKR, Selasa (24/11/2015).

Selain itu, adanya denda diperuntukan apabila ditemukan order fiktif, melenceng dari ketentuan. Yaitu dalam perjanjian denda yang diambil dari gaji, manajeman tidak transparan mematok berapa yang jumlah nominal yang dikenakan.

“Pemotongannya variatif ada yang per hari atau per bulan. Satu sen pun harus jelas, ini sepihak. Kami merasa keberatan, karena ada order fiktif,” tambahnya.

Sedangkan untuk keamanan para driver, Sidik menilai sampai sekarang manajeman tidak jelas dalam menjamin keselamatan. Menurutnya, berkaca dari belakang banyak terjadi kekerasan menimpa para driver di lapangan.

“Pengamanan bagi kami. Manajeman harus menjamin keselamatan kami. Jujur aja di lapangan Kita selalu waswas,” ungkapnya.

Untuk keamanan yang tidak jelas, Sidik mencontohkan, pihaknya diarahkan untuk berkoordinasi kepada aparat kepolisian, tapi tidak ada prosedur pelaksanaan dari pihak manajeman.

“Kami minta koordinasi dengan aparat, tapi tidak jelas dari manajeman. Keselamatan itu paling utama,” jelasnya.

(cesar)

 

Loading...

loading...

Feeds