Cedera Striker Persib Spaso Tergolong Ringan, tapi Pemulihannya Butuh 4-6 Minggu

Spaso

Spaso

 


POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Dokter tim Persib Bandung Rafi Ghani mengatakan cedera yang mendera striker Persib Ilija Spasojevic belum sepenuhnya pulih. Menurut Rafi cedera yang dialami striker impor itu di bagian otot musculus interkostalis.

Rafi menuturkan cedera yang dialami pemilik nomor punggung 87 itu termasuk cedera ringan. Namun secara teori pemulihannya bisa memakan waktu 4-6 minggu.

“Termasuk cedera ringan, kenapa saya berani bilang ringan karena waktu kejadian trauma tidak terlalu keras. Selain itu tanda radang juga cepat hilang dan hasil pemeriksaan penunjang (rontgen) ada di batas normal,” ucapnya saat ditemui di Lapangan Nanggala Surabaya, Selasa (24/11).

Meski tergolong ringan, waktu penyembuhan tidak bisa dijadikan patokan. Karena dengan penanganan yang tepat membuat pemain bisa lebih cepat dari yang diprediksi.

Sedangkan untuk traumanya, pemain harus terus dikasih motivasi. Dan harus ikut latihan bersama tim. Karena dengan bersama latihn nanti akan terbiasa.

“Tapi itu semua kan tergantung orangnya. Penyembuhan secara teorinya bisa 4-6 minggu, tapi tergantung jenis traumanya dan ini tidak seberapa waktu beradu sama Anwar Sanusi. Cedera itu ada yang ringan, sedang dan berat tapi itu bukan patokan. Bisa sembuh lebih cepat dan lebih lama tergantung penanganan cederanya,” ujarnya.

Menurut Rafi, dari penjelasan pemain sendiri cederanya yang didapat untuk menarik nafas pun si pemain selalu merasakan nyeri dibagian rusuk sebelah kanannya.

“Pada saat itu semuanya saya serahkan sama Spaso karena itu kan keluhan subjektif dan dia yang bisa merasakan nyerinya. Saya paling hanya melaporkan ke pelatih dan manajer masalah apa yang saya dapatkan saat pemeriksaan. Kemarin dia menyatakan sanggup untuk main,” katanya.

(pra)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …