Ridwan Kamil: Penentuan UMK Hak Gubernur, Kami Hanya Bantu …

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menilai penentuan upah minimum kota (UMK) menjadi hak gubernur.


“Ya memang ada sedikit selisih antara ketentuan gubernur dengan pemerintah kota,” ujar Ridwan Kamil kepada wartawan, Senin (23/11).

Sebagimana diketahui, Pemkot Bandung menyetujui kenaikan UMK 2016 sebesar 14 persen, sedangkan ketetapan gubernur disamakan dengan PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, yang menyatakan kenaikan UMK setiap tahun sebesar 11 persen.

“Memang ada selisih kenaikan sebesar 3 persen,” tegas Ridwan Kamil.

Perbedaan ini, lanjut Ridwan Kamil, lantaran input yang digunakan dalam rumus perhitungan berbeda dengan yang ditentukan PP.

“Sebenarnya, rumus yang digunakan sama, pake inflasi dan lain-lain. Tapi jumlah besaran yang digunakan berbeda. Makanya, hasilnya juga berbeda,” terangnya.

Pertimbangan Rdiwan Kamil menggunakan input nilai yang berbeda, karena kebutuhan di setiap kota berbeda, sehingga yang bisa menentukan adalah kota itu sendiri.

“Jadi kita sesuaikan dengan kebutuhan warga Kota Bandung,” terang Ridwan Kamil.

Disinggung mengenai kemungkinan ada aksi besar-besaran terkait selisih penentuan UMK ini, Ridwan Kamil menyerahkan semua kepada para buruh.

“Ya terserah para buruh saja. Kami sudah melakukan sebisa kami, membantu menentukan UMK sesuai dengan kemampuan para pengusaha dan yang disesuaikan dengan tuntutan buruh,” tegasnya.‎

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …