Jelang PON Jabar: Pembinaan Atlet Cimahi Terkendala Sarana

PON Jabar

PON Jabar

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Pembinaan atlet di Cimahi terkendala sarana yang belum memadai. Hal itu berdampak pada raihan prestasi dan sumbangan atlet asal Cimahi untuk event daerah, nasional, dan mancanegara.


“Banyak lapangan, tapi bukan standar nasional. Lapangan yang ada standar latihan belum memadai untuk pertandingan,” ujar Ketua Koni Kota Cimahi, Trenggono, di Gor Sangkuriang, Minggu (22/11).

Dengan demikian pihaknya belum bisa menargetkan hal yang tinggi dalam hal prestasi. Tapi, ia mengaku tetap menggunakan sarana yang ada untuk membina dan menemukan atlet potensial.

Bila direview kembali, Ia katakan Kota Cimahi dulu menjadi penyumbang atlet yang cukup banyak untuk Kab. Bandung.

“Sekarang kita berdiri sendiri, berusaha bangkit dengan kemampuan sendiri,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada penyelenggaraan PON tahun depan, sudah ada 18 atlet asal Cimahi yang berlaga. Mereka tersebar di beberapa cabang olahraga, seperti Taekwondo, senam, gulat, dayung, binaraga, tarung derajat, futsal, dan hoki. Sementara yang lainnya masih seleksi.

“Atlet yang nanti berlaga di PON pembinaannya sudah ditangani KONI Jabar. Tentu kami akan memberi dukungan moril untuk tampil di PON. Total 18 atlet,” ungkapnya.

Selain itu, untuk mencari atlet potensial, pihaknya kerap mengadakan kompetisi di tingkat Cimahi. Salah satunya menggelar kompetisi walikota cup. Beberapa Cabor dipertandingkan, diantaranya Voli, Sepak Bola, Basket, Binaraga, Renang, Bulu Tangkis, Sepak Takraw, dan Taekwondo.

“Ini salah satu cara kita membangun kembali menggairahkan para atlet untuk semangat berkompetisi. Karena atlet harus terus diasah jiwa kompetitifnya,” imbuhnya.

Event tersebut berlangsung pada tanggal 22 November – 6 Desember 2015. Penyelenggaraan tersebut ia katakan sebagai persiapan jelang Porda 2016.

Disinggung mengenai transfer atlet ke daerah lain, ia mengakui hal tersebut sering terjadi. Salah satu faktor yang membuat hal itu terjadi, diantaranya banyak atlet potensial tinggal di daerah pinggiran, dan direkrut oleh daerah lain dengan menjanjikan bayaran tinggi.

“Wajar kalau memilih yang lebih gede. Cimahi, bukannya tidak mau menjamin, kita terus berupaya,” katanya.

Meski begitu, ia berharap kedepannya atlet asal Cimahi memperkuat Cimahi.

“Mudah-mudahan nanti ada regulasi tidak ada jual beli pemain. Membina atlet junior itu susah, pengurus kasian. Atlet yang potensial jadi rebutan,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …