Buruh Cimahi Pesimistis UMK Rp3,6 Juta

 


POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Buruh Cimahi pesimistis Upah Minimum Kota (UMK) bakal menyentuh Rp3,6 juta sesuai dengan tuntutan yang mereka suarakan selama ini. Aksi demo terus-terusan tidak akan membuat pemerintah bergeming.

Ketua SBSI 92 Kota Cimahi, Asep Jamaludin mengatakan, bila walikota Cimahi bersedia bertemu buruh pun, UMK kemungkinan besar tidak akan sampai dengan apa yang diharapkan. “Kemungkinan sama dengan apa yang disampaikan Kadisnakertransos kemarin waktu kita bertemu, besaran angkanya masih 11,5%, ” katanya, Jumat (20/11).

Namun demikian, pihaknya masih berharap bertemu langsung Walikota Cimahi, Atty Suharti agar mendengar tuntutan buruh. “Kita lanjutkan aksi demo dengan menghentikan produksi sampai Sabtu (21/11), “tuturnya.

Mengenai aksi mogok yang dilakukan buruh, dia mengaku dari 497 pabrik di kawasan industri, 30% perusahaan diantaranya telah meliburkan karyawannya serta ada yang menggeser jam kerja karyawannya. “Biasanya masuk jam 08.00 pagi dimundurkan jadi pukul 13.00, atau biasa masuk sore digeser jadi malam, “terangnya.

Sementara itu, Apindo Kota Cimahi mengaku banyaknya buruh yang melakukan aksi demonstrasi jelas akan berdampak terhadap sebuah perusahaan. Tapi sampai sekarang, unjuk rasa dengan mencoba menghentikan kegiatan produksi masih cukup kondusif dan produksi masih tetap berjalan.

“Mengenai angka pastinya, kami belum melakukan kalkulasi karena beberapa perusahaan juga tidak sampai merugi besar, ” ungkap Ketua Apindo Cimahi, Roy Sunarya.
Dia menyatakan, pihaknya tidak melarang buruh yang ingin menyampaikan aspirasinya dalam menentukan kenaikan UMK 2016, tapi mereka harus tahu dan mau menanggung konsekuensinya ketika membolos kerja demi melakukan demo ke kantor pemerintah. “Ketika banyak buruh nggak yang mau bekerja lebih baik diliburkan. Itu malah bisa bikin suasana lebih baik,” ujarnya.

Pihaknya sama sekali tidak peduli dengan nominal UMK 2016 yang diusulkan pemkot kepada Gubernur Jabar. Karena yang jauh lebih penting adalah hasil keputusan UMK Cimahi yang akan ditetapkan oleh gubernur pada Sabtu (21/11) ini. “Tapi saya tidak tahu persis nominal yang diusulkan walikota ke gubernur, ” tambahnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …