Bantuan Rp 1 Miliar per Desa bagi Desa di Bandung

Seorang anak jalanan menari didepan para pengendara motor di kawasan jalan A Yani, Kota Bandung, kemarin (19/11). Pada tanggal 20 November 1989 telah dideklarasikan oleh PBB sebagai Hari Anak Universal yang memmuat tentang hak-hak anak, terkait hal tersebut disejumlah negara-negara besar salah satunya indonesia, masih banyak anak jalanan yang kehilangan hak hidupnya.

Seorang anak jalanan menari didepan para pengendara motor di kawasan jalan A Yani, Kota Bandung, kemarin (19/11). Pada tanggal 20 November 1989 telah dideklarasikan oleh PBB sebagai Hari Anak Universal yang memmuat tentang hak-hak anak, terkait hal tersebut disejumlah negara-negara besar salah satunya indonesia, masih banyak anak jalanan yang kehilangan hak hidupnya.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-Kepala BPMPB Jabar Dede Rusdia mengatakan, Jabar merupakan provinsi yang pertama menggandeng BPKP dalam mendampingi aparatur desa. “Jabar yang pertama kali dengan BPKP. Saat Presiden (Joko Widodo) mengamanatkan (kerjasama) dengan BPKP, kita sudah berjalan,” kata Dede saat mengikuti program ‘Gubernur Ngamumule Lembur’ di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/11/2015).


Dede menjelaskan, aparatur desa di seluruh Jabar secara bergiliran akan mendapat pelatihan terkait simda. Pihaknya bersama auditor BPKP memberi pelatihan pada aparatur desa.

“Yang ngasih pelatihan auditor BPKP. Cukup oleh dua orang (petugas BPKP) saja. Ilmu BPKP yang ditularkan ke sekdes,” katanya.

Dengan begitu, Dede optimistis, pembangunan di desa akan maksimal karena aparatur desa semakin terpacu untuk meningkatkan kinerjanya. “Lebih memudahkan mereka berproses. Berpacu untuk (program pembangunan di) tahun yang akan datang. Karena kan dengan adanya aplikasi (simda) itu, nanti ada potretnya,” katanya.

Lebih lanjut Dede menargetkan, dalam waktu dekat seluruh aparatur desa di Jabar akan paham mengenai sistem pengelolaan keuangan tersebut. Dengan begitu, diharapkan dana bantuan desa dari pemerintah pusat akan terus bertambah.

“Pusat bisa lebih memperhatikan, bisa terus menambah jumlah bantuannya. Itu keuntungan juga bagi desa,” katanya.

Menurut Dede, seluruh desa di Jabar sudah menerima dana bantuan desa dari pemerintah pusat. Namun, akibat terkendala kesiapan, masing-masing desa belum menerima penuh bantuan seperti yang dijanjikan yakni Rp 1 miliar per desa. “Sekarang kan masih ada (desa) yang menerimanya 20 persen, 40 persen. Ke depan semoga bantuan pusat bisa masuk 100 persen ke desa,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …