Bank Dunia Datangi Pemkot Bandung, Ada Urusan Apa…

logo pemkot bandung

logo pemkot bandung

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG– Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kedatangan tamu dari Bank Dunia (World Bank)Kamis, 19 November 2015. Rencananya, Bank Dunia membantu proyek integrasi sistem pengadaan dan lelang terbuka Pemkot Bandung.


Menurut Ketua Tim Open Contracting Bank Dunia, Marcela Rozo, proyek perbaikan sistem pengadaan dan lelang terbuka yang dilakukan kedua belah pihak sudah berjalan. Proyek ini nantinya bisa membuat Pemkot Bandung lebih cepat dan tepat dalam mengambil keputusan.

“Open kontrak itu tentang memperbaiki sistem informasi dan menyediakan lebih banyak informasi untuk mendapatkan saran dan data yang lebih baik untuk mengambil keputusan yang lebih baik dalam pengadaan,” ujar Marcela seusai kunjungan ke Bandung Command Centre, Balai Kota Bandung.

Marcela menambahkan, dalam proyek tersebut pihaknya melibatkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan (LKPP). Diharapkan Kota Bandung bisa lebih transparan kepada masyarakat dalam pengadaan dan Lelang.

“Bandung sudah bekerja sama dengan LKPP di open kontrak untuk mengintegrasikan sistem sehingga arus informasi dalam proses pengadaan di Kota Bandung lebih efisien, efektif, sehingga dapat menyebarkan informasi yang lebih baik dan lebih transparan,” jelasnya.

Dengan sistem pengadaan dan lelang yang terintegrasi, lanjut Marcela, Pemkot Bandung akan memiliki pola pengadaan barang dan jasa yang sesuai dengan standar Internasional.

“Kalau data sudah terintegrasi mereka bisa mengikuti seluruh proses bagaimana keputusan dibuat untuk berinvestasi,” jelas dia.

Umpama membangun sekolah, mereka bisa mempertimbangkan bagaimana anggaran digunakan untuk pengadaan, bagaimana proposalnya, bagaimana kontrak dibuat, bagaimana kontrak diatur, sampai akhirnya jadi sekolah. “Semua bisa mengikuti bagamana keputusan itu dibuat,” tuturnya.

Sementara, Kepala Unit Layanan Pengadaan Pemkot Bandung, Dedi Sopandi menjelaskan, ada tiga sistem piranti lunak pengadaan dan lelang terbuka yang akan diintegrasikan yakni sistem informasi rencana umum pengadaan (Sirup), Bandung Integrated Resources Management Sistem (Birems) dan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Ketika telah terjadi integrasi data maka akan menjadi integrasi sistem. Diharapkan nanti input cuma satu kali saja,” ucapnya.

Dedi menambahkan, perbaikan serta integrasi seluruh sistem pengadaan dan lelang dengan bantuan dari Bank Dunia akan sempurna pada tahun 2016 mendatang. Nantinya, publik juga bisa mengetahui apa saja pengadaan yang dilakukan oleh Pemkot Bandung. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …