Hibah Dihilangkan, Dinas Pertanian Jabar Siapkan Jurus Andalan

Ilustrasi.

Ilustrasi.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bantuan hibah untuk petani dihapuskan,  Dinas Pertanian Jabar belum memastikan apakah penghilangan bantuan tersebut berpengaruh terhadap produktifitas pertanian Jabar.


Kepala Dinas Pertanian Jabar Diden Trisnadi mengatakan, penghapusan program hibah tersebut tidak mengurangi hasil pertanian Jabar yang selama ini menjadi tulang punggung nasional khususnya padi.

Oleh karena itu, Diden menyiapkan program lain sebagai pengganti hibah barang dan uang. Menurut Diden, pada 2016 mendatang pihaknya fokus pada pembinaan petani, salah satunya terkait penggunaan alat mesin serta pengelolaan keuangan.

“Kadang-kadang kemampuan menggunakan alat teknologi yang kurang, makanya tinggal pembinaan,” kata Diden usai melakukan pembahasan RAPBD 2016 dengan Komisi II DPRD Jabar, di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Selasa (17/11/2015). Selain itu, pihaknya pun akan merevitalisasi keberadaan balai benih untuk mengantisipasi penurunan produktifitas.

Saat ini, kata Diden, terdapat sembilan balai benih di bawah pengelolaan Dinas Pertanian Jabar. “Kami juga akan mengalihkan (hibah) ke pembinaan teknis di balai-balai. Ada sembilan balai, itu perlu perbaikan, seperti fisik dan lainnya. Karena tidak seluruhnya balai benih bagus,” paparnya.

Tidak hanya itu, Diden pun berharap pemerintah pusat terus memperhatikan sektor pertanian di Jabar, salah satunya menyangkut irigasi. Pada 2015 ini, pemerintah pusat banyak memberikan bantuan untuk perbaikan irigasi di Jabar.

“Kita juga manfaatkan (kontribusi) dari pusat seperti untuk irigasi, alat mesin. Tapi (pusat) belum memutuskan berapa (bantuan) untuk Jabar. Kalau tahun lalu banyak,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds