Masuk Penjara, Ade Irawan Tuding Ulah Cabup Sumedang yang Kalah

Ade Irawan

Ade Irawan

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bupati Sumedang nonaktif Ade Irawan menyebutkan bahwa kasus yang membuatnya masuk penjara adalah ulah seorang calon bupati Sumedang yang kalah dalam Pilkada Sumedang 2013. Oknum tersebut, kata Ade, menginginkan ia tidak dilantik sebagai bupati Sumedang dengan berbagai cara.

“Oknum tersebut begitu bernafsu untuk berkuasa dengan cara tidak baik. Saya doakan mudah-mudahan oknum itu diberi hidayah oleh Allah dan semoga dia bisa tidur nyenyak ketika saya dipenjara,” ujar Ade, saat membacakan pleidoinya di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (16/11/15).

Siapa oknum yang dimaksud? Ade sendiri tidak menyebutkan secara gamblang, namun ia meyakini orang Sumedang pun sudah tahu oknum tersebut. Menurut Ade, orang itu sudah keterlaluan.

“Mengapa sang oknum itu tidak minta saya mundur sebagai bupati, mungkin itu akan saya pertimbangkan. Daripada saya dan keluarga dipermalukan karena dituduh korupsi,” kata Ade seusai sidang.

Dalam bagian lain pleidoinya, Ade mengatakan, ia dikorbankan dalam kasus korupsi dana perjalanan dinas DPRD Kota Cimahi. Menurut Ade, anggota dewan Kota Cimahi periode 2009-2014 itu jumlahnya 45 orang.

Namun anehnya, kata Ade, hanya dirinya yang dijadikan tersangka. Padahal perbuatan yang didakwakan oleh jaksa juga dilakukan oleh anggota dewan lainnya. Perbuatan dimaksud adalah menerima uang tapi tidak berangkat dinas.

“Saya hanya korban kriminalisasi oknum penegak hukum yang berorientasi mengejar target atau pesanan sponsor setelah Pilkada Sumedang,” kata Ade.

Pada sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Marudut Bakara SH itu, Ade mengatakan, ia telah mengembalikan kelebihan dana tersebut jauh sebelum kasus ini ditangani kejaksaan. Bahkan uang yang dikembalikannya itu lebih banyak dari penghitungan nilai kerugian negara oleh BPK.

Sedangkan 43 anggota dewan Cimahi lainnya, minus yang sudah meninggal dunia, baru mengembalikan dana itu setelah kasusnya ditangani oleh kejaksaan. Pertanyaannya, kata Ade, mengapa hanya dirinya saja yang menjadi tersangka, sedangkan 43 anggota dewan lainnya tidak diproses hukum.

Menurut Ade, yang harus jadi tersangka pada penunjukan travel adalah anggota dewan yang membawa travel. Mereka adalah, Aep Saeful Anwar, Cecep Rustandi, Ahmad Zulkarnaen, dan Nurhasan.

Selain itu, kata Ade, anggota dewan lain yang pantas jadi tersangka adalah anggota pansus yang menandatangani MoU dengan pihak travel. Mereka adalah, Nabsun, Yahya Abdul Aziz, Edi Kanedi, Ahmad Gunawan, Robin Sihombing, Lukma Bakti Hudaya, Suharto, dan Ike Hikmawati.

“Semua itu atas sepengetahuan Sudijarto sebagai wakil ketua bidang legislasi dan Ahmad Zulkarnaen sebagai ketua bidang anggaran. Mereka inilah yang terlalu banyak ikut campur dalam penentuan travel,” kata Ade.

Dalam bagian akhir pleidoinya mantan Ketua DPRD Kota Cimahi ini mengatakan, ia tidak terbukti memperkaya diri sendiri atau orang lain. Kerugian negara pun sudah dibayar hingga Rp 107 juta. Padahal menurut BPK hanya Rp 76 juta.

“Saya memohon kepada yang mulia majelis hakim agar membebaskan saya demi hukum atau setidak-tidaknya melepaskan dari semua tuntutan hukum,” kata Ade.

Ketua majelis hakim Marudut Bakara SH menetapkan sidang kasus ini akan kembali digelar pada Jumat (20/11) dengan agenda pembacaan vonis bagi terdakwa Ade Irawan. (cesar)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …