Wabup Cirebon Divonis Bebas, Sekjen PDIP Jabar Ngaku Enggak Ada Intervensi

Ilustrasi

Ilustrasi

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Terdakwa kasus korupsi dana hibah Bansos Pemerintah Kabupaten Cirebon sekaligus kader Partai PDI Perjuangan, Tasiya Soemadi Algotas divonis bebas.

Menyikapi hal tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Barat menampik adanya intervensi partai dalam proses hukum, terkait yang disebut-sebut merupakan suksesor Presiden Jokowi.

“Gak ada sama sekali intervensi. Dijamin 100 persen tidak ada intervensi,” tandas Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat, Abdi Yuhana, Minggu (15/11/2015).

PDIP sebagai suksesor Jokowi, lanjut Abdi, tidak ada hubungannya dengan proses hukum Wabup Cirebon, Tasiya Soemadi. Bahkan, putusan bebas dari dakwaan korupsi pada Kamis (12/11) lalu itu, menurutnya murni sebagai proses peradilan yang sesuai dengan fakta – fakta hukum yang ada.

“Inikan urusan pembuktian hukum saja, jadi tidak ada kaitan,” katanya.

Sebelumnya, Tasiya Soemadi Algotas dituntut sembilan tahun penjara karena terbukti bersalah dalam dakwaan primair. Namun tuntutan itu, ditepis Majelis Hakim Tipikor Bandung yang memutuskan bawah Gotas tidak terbukti bersalah dalam kasus korupsi dana hibah bansos Kabupaten Cirebon tahun anggaran 2009 – 2012 senilai Rp1,5 milyar.

“Gak ada hubungannya, ini kan murni persoalan hukum. Tidak bisa dikaitkan dengan urusanPemerintah, ini kan lembaga berbeda,” tukasnya. (cesar)

Loading...

loading...

Feeds

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …

Cinta Palsu Negeriku

‎Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, menempati peringkat …