Penataan Kawasaan Bandung Raya Akan Lebih Baik

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Penataan wilayah di kawasan Bandung Raya diyakini akan lebih baik lagi. Hal ini seiring akan dipercepatnya pembahasan rancangan peraturan presiden terkait rencana tata ruang kawasan strategis nasional perkotaan cekungan Bandung Raya.

Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Budi Situmorang mengatakan, pihaknya akan segera membahas kembali raperpres tersebut. Nantinya, raperpres ini ditargetkan selesai dan disahkan menjadi peraturan presiden paling lambat akhir semester pertama 2016.

Budi menjelaskan, raperpres ini membahas semua tata ruang di kawasan perkotaan cekungan Bandung Raya yang terdiri dari Kota Bandung, Cimahi, serta sebagian wilayah Kabupaten Bandung Barat, Bandung, dan Sumedang. Penataan di kawasan tersebut sangat penting karena merupakan bagian dari kawasan strategi nasional.

“Wilayah ini yang diprioritaskan penataan ruangnya karena mempunyai pengaruh sangat penting secara nasional. Pertumbuhan ekonomi, lingkungan, pengetahuan, sosial budaya,” kata Budi usai menggelar pertemuan dengan Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa, di Gedung Sate, Jumat (13/11).

Sebagai contoh, lanjutnya, raperpres tersebut akan mengatur pengelolaan sampah dari 5 kabupaten/kota tersebut. “(Pengelolaan sampah) di Jakarta ribut, di sini jangan terjadi lagi,” katanya.

Dengan adanya perpres tersebut, Budi berharap pengelolaan sampah di Bandung Raya ini akan lebih baik. Lebih lanjut dia katakan, adanya raperpres ini pun tidak terlepas dari belum maksimalnya program pembangunan regional di kawasan tersebut.

“Tidak punya dasar hukum, tidak sinergis. Dengan perpres ini bisa bersinergi, masuk. Komandonya nanti disebutkan di perpres, nasional, pusat. Tapi akan diberikan kesempatan Gubernur sebagai perpanjangan pusat, mengkoordinasikan dengan kabupaten/kota,” bebernya.

Dia mengakui, rencana penerbita perpres ini sudah cukup lama. Namun, belakangan ini sempat terkendala karena belum adanya kesamaan persepsi di antara masing-masing pemerintah kabupaten/kota.

“Raperpres ini sudah lama, tapi ada sedikit persoalan, masalah definisi. Tadi (saat rapat) ada solusi dari sekda, definisinya akan diklarifikasi dalam perpres itu, di bagian awalnya,” pungkasnya.

Iwa mengatakan, saat ini sudah disepakati terkait rencana kerja dan batas waktu pembahasan raperpres tersebut. “Diharapkan raperpres ini draft final-nya 30 November. Nanti akan dilakukan ekspos, kami di provinsi akan mengundang kepala daerah terkait,” katanya.

Selain persoalan sampah, lanjut Iwa, raperpres itu pun akan mengatur mengenai tata transportasi wilayah, rencana induk perkeretaapian, serta beberapa proyek strategis nasional lainnya yang berada di kawasan Bandung Raya.

Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Jabar Bambang Riyanto mengatakan, dengan adanya perpres nanti, pihaknya berharap pengelolaan sampah di 5 kabupaten/kota ini bisa dilakukan lebih baik lagi. Terlebih, dengan banyaknya jumlah sampah yang dihasilkan, perlu ada kesepakatan lebih baik lagi di antara pemerintah kabupatan/kota tersebut.

Menurut Bambang, untuk kawasan Bandung Raya ini sedikitnya diperlukan 2 tempat pembuangan dan pengolahan akhir sampah. “Mudah-mudahan dengan ada perpres yang mewadahi ini, pengelolaannya bisa lebih baik lagi. Pemberian anggaran baik pemerintah atau pun swasta sudah ada payung hukumnya. Jadi ke depan persoalan sampah ini bukan momok yang menakutkan lagi,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …