Kabupaten Bandung Kekurangan Tenaga Kesehatan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, SOREANG–Walaupun merupakan daerah dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) terbanyak, namun Kabupaten Bandung masih kekurangan pegawai untuk tenaga kesehatan.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Achmad Kustidjadi mengatakan, saat ini di wilayah Kabupaten Bandung hanya terdapat sekira 650 dokter, yang terdiri dari 157 dokter PNS dan sekira 500 dokter praktek.

Jumlah tersebut kurang ideal dibandingkan dengan perbandingan jumlah penduduk Kabupaten Bandung yang mencapi 3,4 juta jiwa. Sesuai Undang-undang BPJS, jumlah ideal dokter di sebuah wilayah adalah satu berbanding 5.000, atau satu dokter menangani 5.000 warga.

“Jika dilihat dari jumlah dokter puskesmas dan rumah sakit pemerintah, perbandingan dokter di Kabupaten Bandung adalah satu berbanding 12.000, tapi jika digabungkan dengan dokter swasta, perbandingannya satu berbanding 7.000 warga,”tutur Achmad, Kamis (12/11).

Selain kekurangan jumlah dokter, Kabupaten Bandung juga masih kekurangan tenaga medis, baik perawat maupun bidan. Saat ini, hanya terdapat 270 perawat dan 290 bidan.

“Kita masih membutuhkan sekitar 600 bidan dan 300 perawat. Kami masih berupaya menambah jumlah dokter dan tenaga medis lainnya dengan memerhatikan anggaran dan kebutuhan,”ungkapnya.

Bahkan, untuk saat ini Kabupaten Bandung belum mempunyai tenaga penyuluh kesehatan. Padahal, untuk mensukseskan program-program pemerintah diperlukan tenaga para penyuluh.

Dipaparkan Achamad, prinsip penananganan kesehatan adalah dengan memberi pemahaman kepada masyarakat untuk hidup sehat, dimana masyarakat diberikan pemahaman supaya mencegah sumber penyakit supaya bisa hidup sehat dan terhindar dari sakit.

“Idealnya harus ada tenaga penyuluh kesehatan, tapi kami menggunakan tenaga medis untuk penyuluhan hidup sehat kepada masyarakat,”ujarnya.

Achmad menambahkan, untuk pelayanan kesehatan, Kabupaten Banung saat ini mempunyai 62 puskesmas dimana 52 diantaranya mempunyai bangunan yang masih bagus.

Di tiap puskesmas, mempunyai satu buah mobil ambulance dan satu buah mobil puskesmas keliling.

“Dari sisi penganggaran, Kabupaten Bandung sudah sangat baik, karena jika melihat Undang-undang, penganggaran APBD untuk kesehatan adalah 10 persen, tapi di kita sudah 16,4 persen,” katanya.

Dengan anggaran tersebut, katanya, Kabupaten Bandung memiliki bangunan puskesmas dan rumah sakit yang berkualitas baik serta nyaman. Selanjutnya, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM-nya.

Penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk tenaga medisnya, kata Achmad, merupakan salah satu pilar utama kesehatan nasional. Pilar lainnya di antaranya menciptakan paradigma sehat di masyarakat dan Jaminan Kesehatan Nasional.

Paradigma sehat dilaksanakan dengan menggalakkan berbagai penyuluhan kesehatan supaya warga tidak mudah jatuh sakit atau terserang penyakit. Selama ini, katanya, kebanyakan program kesehatan merupakan upaya kuratif, bukan preventif. (mld)

Loading...

loading...

Feeds

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …