Tegas dan Berwibawa, Gusti Nurul Tinggalkan Tujuh Anak

gusti nurul

gusti nurul

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Istana Mangkunegaran di Solo berduka. Sesepuh istana, Gusti Raden Ayu (GRAy) Siti Nurul Kamaril Ngasarati Kusumawardhani wafat dalam usia 94 tahun.

Gusti Nurul meninggal di RS Borromeus Bandung, sekitar pukul 08.00, Selasa (10/11) kemarin.

Salah satu kerabat keluarga mendiang Gusti Nurul, Guru mengatakan, Gusti Nurul sempat menjalani perawatan selama sekitar dua pekan sebelum tutup usia.

“Beliau meninggal Selasa pagi sekitar pukul 08.00. Meninggalnya karena faktor usia, sudah sepuh. Beliau sempat menjalani perawatan selama sekitar dua minggu,” ujar Guru saat dijumpai di rumah duka, di Komplek Parahyangan Permai Blok I No. 1, Parongpong, Kab Bandung Barat.

Pantauan di rumah duka dibanjiri karangan bunga ungkapan belasungkawa dari sejumlah kerabat mengelilingi halaman rumah.

Guru mengungkapkan, kemarin malam sejumlah tokoh sempat melayat ke rumah duka, sebelum jenazah diberangkatkan menuju Solo. Di antaranya, Guruh Sukarno Putra. “Beliau meninggal jam 8 pagi kemarin dan pukul 5 sore disemayamkan di rumah duka, dan jam 9 malam diberangkatkan untuk menuju Solo, keluarga semua berangkat ke Solo, anak, cucu dan juga orang-orang terdekat beliau,” ungkapnya.

Gusti Nurul tinggal menetap di Bandung sejak tahun 1951. “Sejak menikah, sudah ke Bandung, mengikuti suami yang seorang perwira yang bertugas di Bandung,” terang Guru.

Gusti Nurul merupakan putri dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Mangkunegoro VII, yang memegang tampuk pemerintahan Mangkunegaran pada tahun 1916-1944. Gusti Nurul meninggalkan 7 orang anak, 14 cucu dan 4 cicit dari pernikahannya dengan Suryo Sularso.

Ketujuh anaknya yakni, Sularso Basarah, Aji Pamoso, Heruma Wiyarti, Parimita Wiyatri dan Bambang Atas Aji yang merupakan anak angkat Gusti Nurul.
“Kami merasa sangat kehilangan. Beliau sosok yang sangat peduli terhadap siapapun dan apapun. Sosok yang tegas dan berwibawa dan pantas menjadi panutan. Saat keadaan terbaring pun semua orang respek dan hormat,” kata Guru.

Sularso Basarah, Parimita Wiyarti, Aji Pamoso, Heruma Wiyarti, Rasika Wiyarti, Wimaya Wiyarti dan Bambang Atas Aji, yang merupakan anak angkat. (caf)

Loading...

loading...

Feeds

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …

Gandeng LBH Gerakan Pemuda Anshor

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Untuk melindungi warga karang taruna dan masyarakat Cimanggung yang berurusan dengan masalah hukum, Forum Pengurus Karang Taruna …