ATM Mudah Dibobol karena Jauh dari Jangkauan Polisi

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Maraknya kasus pembobolan gerai anjungan tunai mandiri (ATM) di Indonesia, karena lemahnya pemetaan peletakan ATM.


Hal tersebut diungkapkan Pengamat Kriminolog Yesmil Anwar kepada wartawan saat dihubungi lewat telepon genggamnya, Selasa (10/11/2015).

“ATM ini seharusnya ditempatkan dengan keamanan yang memadai, dan kelemahannya itu dipetakan,” ujarnya.

Yesmil mengungkapkan, ATM yang ada di Indonesia justru mengundang seseorang untuk berbuat kejahatan. Soalnya, tidak diimbangi dengan penjagaan maksimal dari pihak yang berwajib dan bank itu sendiri.

“Dalam UU perbankan sudah di sebutkan mengenai prinsip kehati – hatian, namun tetap saja diabaikan,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Yesmil menambahkan, prinsip kehati-hatian harus dilaksanakan terutama ketika terjadi pembobolan ATM walaupun diluar bank namun tetap pihak bank harus bertanggung jawab.

Mengenai, penjagaan yang dilakukan pihak kepolisian selama ini, Yesmil mengatakan, perlu ada penyeimbang karena jumlah polisi yang menjaga justru lebih sedikit dibandingkan jumlah ATM yang ada

“Lebih baik, jika ATM tersebut peletakkanya dekat dengan jangkauan polisi,” pungkasnya. (sar)

Loading...

loading...

Feeds

Perbaikan Tanggul Meleset dari Target

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Perbaikan tanggul Sungai Citarum yang berada di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, belum juga selesai …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …