Kobanter Harap Rute Seluruh Angkot di Bandung Diatur Ulang

polisi berusaha meredam kericuhan aksi sopir angkot 08.

polisi berusaha meredam kericuhan aksi sopir angkot 08.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG -Ketua Kobanter Kota Bandung Dadang Hamdani menjelaskan, pihak Kobanter, Kobutri, Polisi dan Dishub Kota Bandung, telah melakuan rapat terkait kisruh antara sopir angkot 08 jurusan Leuwipanjang-Cicaheum  vs angkot 18 jurusan Panghegar-Dipati Ukur, Sabtu (7/11) sore lalu.


Hasilnya, kata Dadang, selama satu minggu mencari solusi dulu. Untuk sementara trayek 08 dari Leuwipanjang hanya sampai Jalan Jakarta.‎

“Usahakan di lapangan operasi dulu karena masyarakat tidak boleh terabaikan. Apalagi sekarang banyak respon kurang bagus dari masyarakat terhadap angkutan kota, maka Kobanter komitmen melayani masyarakat,” tandasnya.‎

Dadang berharap seluruh angkot di Kota Bandung diatur ulang kembali terkait rute (rerouting), namun harus sosialisasi dengan baik.‎
“Semua pihak terkait harus duduk bersama dan paling penting sosialisasi kepada para pengusaha dan masyarakat juga harus dilakukan sebelum dan setelah rerouting,” tandasnya.

Pasca bentrokan yang terjadi antara sopir angkot ‎ 08 jurusan Cicaheum-Leuwipanjang dan ‎angkot 18 jurusan Panghegar-Dipatiukur pada Sabtu (07/11) lalu, pihak Kobanter telah membuat laporan pelaku pemukulan, hingga perusakan armada angkot dalam insiden tersebut.‎

‎”Sudah dilaporkan, yang menangani adalah Polrestabes Bandung dan Polsek Cibeunying Kidul,” kata Ketua Kobanter, Dadang Hamdani, saat dihubungi wartawan melalui nomor telepon, Senin (9/11/205).‎

Seperti diketahui, aksi pemukulan terhadap sopir angkot Panghegar-Dipatiukur yang terjadi Sabtu (7/11/2015) sore itu dipicu pemukulan terhadap sopir angkot 08 jurusan Cicaheum-Leuwipanjang siang harinya.

Karena kejadian ini masuk ke ranah pidana, Dadang akhirnya, memutuskan untuk melaporkan ke pihak kepolisian. Karena sudah ada tindakan perusakan, pemerasan dan penganiayan.

‎”Kita laporkan agar diproses secara hukum. Karena itu sudah tindak pidana 3 pasal,” tegasnya.‎

Dadang menjelaskan, Kobanter, Kobutri, Polisi dan Dishub Kota Bandung, telah melakuan rapat terkait kisruh dua angkot tersebut. Hasilnya, selama satu minggu mencari solusi dulu. Untuk sementara trayek 08 dari Leuwipanjang hanya sampai Jalan Jakarta.‎

“Usahakan di lapangan operasi dulu karena masyarakat tidak boleh terabaikan. Apalagi sekarang banyak respon kurang bagus dari masyarakat terhadap angkutan kota, maka Kobanter komitmen melayani masyarakat,” tandasnya.‎

Dadang berharap seluruh angkot di Kota Bandung diatur ulang kembali terkait rute (rerouting), namun harus sosialisasi dengan baik.‎

“Semua pihak terkait harus duduk bersama dan paling penting sosialisasi kepada para pengusaha dan masyarakat juga harus dilakukan sebelum dan setelah rerouting,” tandasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …