Seniman Bandung Berharap Emil Menunjuk Duta Komunitas

seniman

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ratusan komunitas menghadiri acara “Octaf: Oktober Art Festival 2015” di Kota Bandung sebagai ajang perkenalan antara komunitas. Mereka juga mendeklarasikan Bandung sebagai kota yang memiliki komunitas terbanyak di Indonesia.

Acara tersebut sebagai bentuk kritikan bahwa komunitas ini perlu tempat untuk mengapresiasikan karya-karya dan kemampuan dirinya. Maka dari itu perlu didukung oleh semua pihak.

Ray M meminta sama Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk selalu mendukung komunitas yang belum terakomodir yang saat ini jumlahnya masih sangat banyak. Selama ini kang Emil belum menyeluruh dalam mengelola komunitas yang ada di Bandung.

Ia berharap, Emil mendukung terhadap keberadaan komunitas yang ada. “Saya rasa Emil masih tebang pilih,” kata Ray, Sabtu (31/10/2015).

Menurut Ray, komunitas yang sekarang ikut acara ini merasa kurang diakomodir sama walikota Bandung. Ia menyarankan, Emil harusnya menunjuk duta-duta komunitas yang bisa terjun ke lapangan dan meilihat kondisi yang ada.

“Saya minta Emil untuk lebih fokus membina dan melakukan regenerasi komunitas-komunitas yang ada saat ini,” katanya.

Seperti taman-taman yang di khususkan untuk komunitas. Menurut Ray M saat ini taman-taman dikelola oleh orang-orang yang kurang tepat. Sehingga informasi untuk menggunakan taman itu masih kurang tersampaikan/tersosialisasikan ke masyarakat.

Selain itu konsep dan ide dari Emil terhadap taman-taman di Kota Bandung khususnya yang diperuntukkan bagi komunitas itu belum sepenuhnya jelas apa visi dan misinya, sehingga tersampaikan ke masyarakat.

Ray menambahkan, seniman itu penuh dengan impian dan pemerintah Kota Bandung perlu mendukung dan mewujudkannya. (mur)

 

Feeds

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …