Puluhan Guru SLTA Kab. Bandung Magang di Australia

Dadang M Naser

Dadang M Naser

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sebanyak 60 guru SMA dan SMK di Kabupaten Bandung diberangkatkan ke Australia. Mereka akan magang di negeri Kangguru tersebut sambil menyerap ilmu untuk dibawa pulang ketika program telah selesai.


Salah seorang guru yang akan diberangkatkan ke Australia, Cucu Rukmini, mengatakan sesuai dengan program yang disusun oleh Pemkab Bandung, selama magang di Australia dia akan mengamati, mempelajari dan menganalisa sistem dan manajemen pendidikan di sana.

Selain itu, kebiasaan siswa dan guru di Negeri Kangguru tersebut juga akan diamati dan dipelajari untuk kemudian diterapkan di Kabupaten Bandung. “Kami dibagi beberapa kelompok yang disebar di 15 Sekolah setara SMA. Di sana, kami juga akan terlibat dalam porses belajar mengajar. Seluruh kegiatan pembelajaran akan kami amati dan dibuat laporannya,”tutur Cucu, Rabu (28/10).

Guru SMAN 1 Soreang tersebut mengatakan, sebelum berangkat ke Australia, para peserta terlebih dahulu diberi pembekalan. Supaya tidak kaget dengan sistem pembelajaran di negeri sebrang tersebut. “Termasuk juga apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan disana,”ujarnya.

Rencananya, kata dia, ke 60 orang guru tersebut akan berada di Australia selama tiga pekan. Mereka akan meninggalkan tanah air pada 1 hingga 22 November mendatang.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, tujuan dari magang tersebut untuk meningkatkan kompetensi para guru di Kabupaten Bandung. Dipilihnya Australia, karena terkenal didunia memiliki sistem pendidikan yang baik. Disana mereka akan mempelajari metodologi , managemen pendidikan dan lainnya.

Dengan program tersebut, maka diharapkan pendidikan di Kabupaten Bandung kedepan bisa lebih maju dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan. “Sehingga nantinya siswa-siswi kita punya pendidikan yang baik dan bermental internasional,”katanya.

(mld)

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …