Lima Bangunan Satu Gudang Ludes

KHAIRIZAL MARIS/RADAR BANDUNG GUDANG KAYU LUDES : Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan usai terjadi kebakaran di gudang kayu kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Minggu (11/10). Penyebab kebakaran sementara masih dalam penyelidikan petugas.

KHAIRIZAL MARIS/RADAR BANDUNG
GUDANG KAYU LUDES : Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan usai terjadi kebakaran di gudang kayu kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Minggu (11/10/2015). Penyebab kebakaran sementara masih dalam penyelidikan petugas.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sepuluh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap bangunan toko kusen kayu yang berlokasi di Jalan Otista, RT 3/RW 3, Kel. Pelindung Hewan, Kec. Astana Anyar, Kota Bandung, pada Minggu (11/10/2015) pagi. Api melalap sedikitnya lima bangunan toko kusen di lokasi tersebut. Api dengan mudahnya membesar, pasalnya di dalam bangunan terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar, terutama bahan-bahan kayu.


Kabid Pemadaman DPPK Kota Bandung, Yosep Heryansyah, menjelaskan, awalnya pihak pemadam kebakaran memperoleh laporan dari warga sekitar pukul 08.30 WIB. “Kami langsung turun ke lapangan dan langsung memadamkan api, total kendaraan pemadam yang diturunkan ada 14 unit yang  terdiri dari delapan pancar, dua tanki, dan satu quick respon,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran memperoleh bantuan kendaraan pemadam dari Kab. Bandung dan Kota Cimahi. “Kami coba melakukan isolasi dan penyekatan agar tidak merembet ke rumah-rumah warga. Titik api sudah ditemukan dan saat ini kami masih terus berupaya untuk memadamkan api,” bebernya.

Selain melalap sejumlah toko kusen kayu  di Jalan Otista RT 3/RW 3, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung, si jago merah juga membuat ludes sebuah bangunan rongsokan yang terletak di belakang pertokoan tersebut. “Gudang rongsokan yang ada di belakang toko kusen, juga ikut terbakar,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai penyebab kebakaran, dirinya menjelaskan menurut informasi kebakaran tersebut terjadi berawal dari sebuah toko bubut yang terletak sederetan dengan toko – toko kayu itu, tengah membetulkan mesin bubut. “Menurut warga, awal kebakaran dari salah satu kios yang tengah membetulkan mesin bubut,” jelasnya.

Kebakaran tersebut setidaknya menyebabkan salah satu pemilik kios mengalami kerugian hingga Rp 300 juta. “Kerugian, mungkin bisa sampai Rp 300 juta,” ujar pemilik Kios Agung Kusen, Ki Agus Anang Yusuf ,62, sambil terduduk melihat kiosnya di Jalan Otto Iskandar Dinata terbakar pada Minggu pagi itu.

Yusuf yang sedang dalam kondisi kurang sehat mengaku kaget saat mendengar kios kusen miliknya terbakar. Setelah mendapatkan info tersebut, Yusuf segera mendatangi lokasi dan melihat api telah membesar.

Sejauh ini, yusuf belum mengetahui penyebab kebakaran yang turut merembet ke kiosnya tersebut. Akan tetapi, berdasarkan informasi yang didapatkan dari karyawannya, api mulai datang dari salah satu kios yang berada tak jauh dari kiosnya. “Besar sekali (apinya). Dari rumah pun tadi terlihat,” tambah Yusuf.

Di kios seluas 300 meter persegi tersebut, Yusuf menjual berbagai alat bangunan seperti kayu, pasir, semen hingga paralon. Meski kebakaran cukup besar, Yusuf mengatakan sebagian dagangannya masih dapat diselamatkan dari kebakaran.

Yusuf juga mengatakan ini merupakan kebakaran kedua yang ia alami. Sebelumnya kebakaran pernah terjadi pada 1990 lalu akan tetapi hanya mengenai setengah dari kiosnya. “Kalau sekarang, seluruhnya kena. Saat ada kebakaran kios saya pasti kena karena banyak material mudah terbakar,” terang Yusuf.

Kebakaran di kawasan Tegalega tersebut juga menyebabkan dua orang mengalami luka ringan dan satu orang mengalami syok. Petugas PMI Kota Bandung, Yanto, mengatakan salah satu warga terjatuh saat kebakaran terjadi dan menderita luka di tangan bagian kanan.

Yanto juga mengatakan satu warga lain terluka saat berusaha melakukan pemadaman. Warga tersebut, lanjut Yanto, menginjak paku panas saat berada di lokasi kebakaran. Sedangkan satu warga lainnya terlihat dirawat di dalam ambulans dengan selang oksigen. “Beliau syok, trauma, karena dulu pernah mengalami kebakaran, dan sekarang mengalami lagi,” jelas Yanto.

(RadarBandung/sar)

Feeds