Di Sulsel, Gegara Curi HP Seorang Ibu Diikat di Tiang Listrik, Hijabnya Dilepas

Seorang ibu diikat di tiang listrik di Gowa Sulsel karena curi ponsel.Foto:pojoksatu

Seorang ibu diikat di tiang listrik di Gowa Sulsel karena curi ponsel.Foto:pojoksatu

POJOKBANDUNG.com, GOWA – Video seorang ibu diikat di tiang listrik, kemudian hijabnya dilepas viral di media sosial.

Ibu paruh baya berinisial NS itu diikat di tiang listrik lantaran mencuri ponsel milik rombongan jamaah calon haji (calhaj) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (8/8/2018).

Kejadian bermula saat remaja berinisial SF (11) yang ikut dalam rombongan pengantar calhaj, berteriak. Rombongan jamaah calhaj kloter 28 Kabupaten Gowa itu mengaku ponsel miliknya dicuri.

Warga lantas mengejar dan menangkap perempuan yang mencuri ponsel korban. Tanpa ampun, warga mengikat NS di tiang listrik dan melepas hijabnya di depan Masjid Raya Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Warga emosi lantaran pelaku memanfaatkan kesibukan keluarga jamaah calhaj untuk mencopet. Mereka menghakimi ibu paruh baya tersebut.

Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi kejadian untuk meredam aksi massa. Polisi mengamankan NS. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua buah ponsel milik keluarga jamaah calhaj.

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, awalnya korban SF melihat kancing tasnya terbuka dan melihat pelaku lari.

“SF memeriksa tasnya dan ternyata ponselnya hilang. SF berteriak sambil mengejar tersangka. Warga yang mendengar teriakan SF ikut mengejar dan mengamankan si tersangka,” ucapnya kepada wartawan.

Kini, tersangka telah diamankan di Mapolres Gowa. Ia dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman kurungan tujuh tahun penjara.

Berikut video seorang ibu diikat di tiang listrik di Gowa Sulawesi Selatan:

(one/pojoksatu/pojokbandung)

 

loading...

Feeds