Densus 88 Langsung Gerebek Satu Rumah di Komplek Mekarwangi, Moch. Toha Bandung

Suasana rumah terduga teroris di Komplek Mekarwangi, Jalan Moch Toha, nomor 197, RT03/RW06, Kelurahan Cigareleng, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Kamis (19/7/2018). Foto:azis zulkhairi/pojokbandung

Suasana rumah terduga teroris di Komplek Mekarwangi, Jalan Moch Toha, nomor 197, RT03/RW06, Kelurahan Cigareleng, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Kamis (19/7/2018). Foto:azis zulkhairi/pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Di hari yang sama dengan tertangkapnya teroris warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah sebuah rumah di Bandung, tepatnya di Komplek Mekarwangi, Jalan Moch Toha, nomor 197, RT03/RW06, Kelurahan Cigareleng, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Kamis (19/7/2018).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Hendro Pandowo mengatakan, penggeledahan dilakukan sore hari.

Berdasarkan hasil penggeledahan, kata Hendro, tidak ditemukan barang yang mengarah ke pelaku terorisme. “Hasil penggeledahan tidak ditemukan barang bukti yang mengarah ke jaringan teroris,” katanya.

Menurut Hendro, sebelum menggeledah, RRS diamankan terlebih dahulu oleh Densus di Rest Area KM 57 Jakarta-Cikampek siang hari, Kamis (19/7/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Bandung, terduga berinisial RRS seorang sarjana muda dan sudah berkeluarga, rumah yang ditempatinya adalah rumah pribadi yang dekat dengan masjid Al Hidayah. Diketahui RRS seorang wiraswasta kelahiran Bandung 14 November 1969.

Salah satu warga mengaku, keseharian RRS layaknya seperti orang-orang pada umumnya. Tidak nampak adanya perilaku yang aneh, selama kegiatan di masjid juga tidak menunjukan bahwa terduga adalah teroris.

“Saya kurang kenal lebih dekat, setahu saya bilau ya biasa saja tidak ada yang aneh,”ungkap warga tersebut.

Kapolsek Bojong Loa Kidul, Kompol Yuni Purwanti Kusima Dewi mengatakan, proses pemeriksaan berlangangsung hanya setengah jam, tepat pada pukul 15.30 WIB sampai 17.00 WIB.

Dewi membenarkan, bahwa rumah yang diperiksa oleh tim Densus 88 memang benar rumah pribadi. Namun, ia tidak mengetahui persis berapa jumlah orang yang tinggal di dalamnya. “Satu keluarga, ada anak, berapa orang, kami kurang mengetahui,”pungkasnya.

(azs/pojokbandung)

 

 

 

loading...

Feeds