F SEBUMI-KASBI Gelar Unjuk Rasa Atas Gugatan PT.Metro Tara

F SEBUMI-KASBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (10/07/2017). Foto: job17/muhammad indmas/ pojokbandung

F SEBUMI-KASBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (10/07/2017). Foto: job17/muhammad indmas/ pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kaum buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Militan – Kongres Aliansi Serikat buruh Indonesia (F SEBUMI-KASBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (10/07/2017).

Bukan tanpa alasan, pasalnya telah terjadinya pelaporan yang dilakukan oleh pihak perusahaan PT.Metro Tara terhadap  54 orang karyawannya atas dugaan Perbuatan Melawan Hukum yang mengakibatkan perusahaan menuntut ganti rugi sebesar Rp 13.797.925.500,- (Tiga Belas Milyar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Lima Ribu Ratus Rupiah).

Suasana unjuk rasa berjalan aman dengan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Bandung Wetan, persidangan telah dilakukan ke tujuh kalinya dengan tahap agenda mediasi yang ke 3.

Pada mediasi sebelumnya telah dihadiri oleh Direktur sekaligus pemilik perusahaan PT.Metro Tara, sempat terjadi perdebatan dalam proses mediasi karena masing-masing menjelaskan kepada mediator tentang kronologis perselisihan sampai dengan berujung dilayangkannya Gugatan PMH (Perbuatan Melawan Hukum).

Pihak Buruh menjelaskan kronologisnya mediator, bahwa perselisihan tersebut terjadi karena pihak perusahaan tidak memberi kejelasan tentang perincian tabungan, uang yang dipotong dari upah tergugat/buruh sebesar Rp.40.000,-/ untuk sopir dan Rp.30.000,- untuk kernet,

Sehingga terjadilah protes yang serentak dilakukan oleh buruh/karyawan pada waktu,dalam protes tersebut aktivitas perusahaan di perusahaan berjalan seperti biasa, sampai dengan terjadinya kesepakatan diantara kedua pihak, tetapi pihak perusahaan tetap melakukan gugatan dan PHK terhadap 54 buruh.

Dalam agenda mediasi belum menemukan titik terang bagi kedua pihak dikarenakan pada mediasi tersebut pihak pengacara tergugat/buruh mengalami keterlambatan hingga diputuskan agenda mediasi ditunda, tergugat/buruh melakukan audiensi dengan Humas pengadilan negeri bandung yang digelar tertutup.

(job17/muhammad indmas/ pojokbandung )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

loading...

Feeds