Viral, Ibu Menggendong Anak di KM Lestari Maju Berakhir Tragis

Penumpang KM Lestari Maju/Ist.

Penumpang KM Lestari Maju/Ist.

POJOKBANDUNG.com, SELAYAR – Tragedi tenggelamnya KM Lestari Maju di Selat Selayar, menyisakan cerita tak kalah tragis dengan tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba.

Di media sosial, pun ramai memunculkan foto-foto dan video kapal yang karam 15 menit dari pelabuah tujuan itu.

Salah satu foto yang cukup menyita publik adalah foto seorang perempuan berjilbab coklat muda yang berupaya menyelamatkan nyawanya.

Bukan hanya dirinya, sang ibu itu juga berupaya menyelamatkan naywa anaknya yang masih balita.

Perempuan itu berbagi pelampung bersama anaknya, tengah berjongkok di salah satu sudut kapal yang sudah miring.

Ibu dengan pakaian merah jambu itu tampak bersandar di pagar kapal dan memeluk erat anaknya yang ia dekap di dalam pelampung.

Foto itu kemudian menjadi viral setelah akun Ina Anas memposting foto perempuan yang disebut bernama Rini itu.

Inas Anas menyatakan bahwa Rini saat itu sedang hamil.

Postingan Inas Anas di FB

Sayangnya, keduanya disebut menjadi salah satu dari korban tak selamat dari tenggelamnya KM Lestari Maju.

Postingan itu sendiri diunggah Inas Anas pada Selasa (3/7/2018) sekitar pukul 16.33.

adik dari teman kami, bidan Ridha Arbia
lagi hamilki kasian….
Selamat jalan dek Rini, surga menantimu bersama anak dan janinmu

Perjuangan seorang Ibu

Demikian bunyi unggahan Inas Anas.

Selain itu, Inas Anas juga menyertakan foto Rini semasa hidup.

Untuk diketahui, Sampai dengan Rabu (4/7/2018) pukul 09.00 Wita, jumlah korban meninggal KM Lestati Maju sudah mencapai 35 orang.

“Jadi yang masuk ke rumah sakit sudah 35 jenazah,” ungkap Kepala Seksi Pelayanan Medik RSU KH Hayyun, Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahmuddin, Rabu (4/7/2018).

Dari 35 jenasah tersebut, satu jenasah korba sudah dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan.

“Tadi satu jenazah langsung diambil keluarganya,” lanjutnya.

Dengan begitu, sudah 24 jenasah korban yang sudah diambil oleh keluarganya, baik dari Selayar maupun di luar kabupaten Selayar.

Sementara, sampai berita ini diturunkan, jumlah korban selamat dan dievakuasi ke rumah sakit sebanyak 36 orang.

Hingga saat ini, masih ada sembilan orang korban yang masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Dua orang rawat inap dan 25 orang telah dikembalikan ke rumah masing-masing,” jelasnya.

25 korban tersebut, sambungnya, dianggap sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

“Yang sudah membaik kita arahkan untuk kembali ke rumah masing-masing,” pungkasnya.

(ruh/pojoksatu)

 

 

loading...

Feeds