Antisipasi Serangan Fajar, Panwaslu Kota Bandung Tingkatkan Pengawasan

Ketua Panwaslu Kota Bandung Farhatun Fauziyyah.
Foto: Azis Zulkhairil/Radar Bandung

Ketua Panwaslu Kota Bandung Farhatun Fauziyyah. Foto: Azis Zulkhairil/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dalam mengantisipasi segala macam bentuk potensi pelanggaran Pilkada serta tahapan Pilkada saat ini sudah memasuki masa tenang Pilkada serentak, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung akan meningkatkan pengawasan.

Ketua Panwaslu Kota Bandung, Farhatun Fauziyah mengatakan masa tenang Pilkada merupakan masa-masa krusial bagi penyelenggara Pilkada serentak.

Hal tersebut dikarenakan tidak menutup kemungkinan tim sukses pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Bandung akan melakukan upaya-upaya terakhirnya dalam menarik simpati masyarakat.

“Penyelenggara harus benar-benar ekstra bekerja, karena paslon akan berupaya lebih lagi untuk mengerahkan segala upayanya di akhir-akhir penentuan mereka,” ucapnya saat dihubungi RMOLJabar (grup pojokbandung), Senin (25/6/2018).

Satu diantara jenis pelanggaran yang identik pada masa tenang Pilkada, yaitu serangan fajar atau bagi-bagi sembako.

Menanggapi hal tersebut, Farhatun mengungkapkan pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh pengawas kecamatan (Panwascam) untuk meningkatkan pengawasan di wilayahnya masing-masing.

“Iya tentu saja, ada intruksi untuk Panwascam juga antisipasi serangan fajar,” ungkapnya.

Selanjutnya, Farhatun menambahkan pelanggaran apapun terindikasi dapat terjadi, pada saat memasuki waktu-waktu krusial Pilkada seperti masa tenang dalam penyelenggaraan Pilkada.

“Itulah di masa tenang ini kita harus memastikan tidak ada lagi kampanye, baik money politik, kampanye hitam, isu sara bisa terjadi di masa tenang,” pungkasnya.

(bon/pojokbandung)

loading...

Feeds