Keras! Said Aqil Salahkan Gus Yahya, Bersumpah Demi NU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Sirodj. Foto via Jawa Pos

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Sirodj. Foto via Jawa Pos

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj meluruskan isu yang menyebutkan keberangkatan Khatib Am PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya ke Israel atas seijin NU.

Dalam video yang beredar, Said Aqil terkesan menyalahkan Gus Yahya. Said menegaskan bahwa Gus Yahya tidak meminta izin dan tidak berkoordinasi dengan PBNU atas kehadirannya dalam rangka memenuhi undangan menjadi pembicara di Israel.

“Dalam forum AJC (American Jewish Committee) di Israel, terus terang saja kami tidak tahu menahu. Beliau pergi ke sana tanpa koordinasi dengan pengurus Nahdlatul Ulama. Maka kehadiran beliau tidak ada kaitannya dengan misi Nahdlatul Ulama,” kata Said dalam video yang diterima redaksi, Rabu (13/6/2018).

Said Aqil pun berani bersumpah, apa yang dilakukan Gus Yahya dengan hadir di Israel sama sekali bukan agenda PBNU.

“Tidak benar ada kerja sama Israel dengan Nahdlatul Ulama. Wallahi Demi Allah yang saya katakan ini benar. Begitu pula ketika beliau pergi bertemu dengan Wakil Presiden Amerika, itu pun tanpa koordinasi dengan pengurus PBNU,” tegasnya.

Said menyatakan, PBNU akan terus membela hak-hak Palestina sejak dulu hingga kapan pun.

“Itu PBNU bersikap sangat mengharapkan kepada Allah SWT, agar memberikan kekutana kepada bangsa Palestina yang sedang dizolimi dan ditindas oleh Israel. Tidak pernah berubah NU berpihak kepada Palestina sedikitpun, tidak pernah bergeser,” tandasnya.

loading...

Feeds