2018…Pemudik dari Leuwipanjang Meningkat 15 Persen

Foto udara kendaraan pemudik melintas di Kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (14/6/2018). Pada H-1 jelang Hari Raya Idulfitri 1439 H, Polres Bandung memberlakukan sistem satu arah di Jalur Nagreg untuk mengurai kemacetan yang kerap kali terjadi di kawasan tersebut. Foto:Riana Setiawan/pojokbandung.

Foto udara kendaraan pemudik melintas di Kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (14/6/2018). Pada H-1 jelang Hari Raya Idulfitri 1439 H, Polres Bandung memberlakukan sistem satu arah di Jalur Nagreg untuk mengurai kemacetan yang kerap kali terjadi di kawasan tersebut. Foto:Riana Setiawan/pojokbandung.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Kenaikan jumlah penumpang juga terjadi di Terminal Leuwi Panjang. Meski terminal ini hanya memberangkatkan ke wilayah Barat seperti Bogor, Sukabumi dan Merak. Memasuki H-2 Lebaran peningkatan jumlah pemudik mencapai 15 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Terminal Leuwi Panjang, Edi Kalbari menuturkan, meski demikian Terminal Leuwi Panjang di gunakan para pemudik sebagai terminal arus balik, maka dari itu lonjakan penumpang untuk arus mudik tidak terlalu signifikan.

Sementara itu, pada angkutan Lebaran 2018 ini Terminal Leuwipanjang mempersiapkan armada angkutan lebaran 2018 itu sebanyak 727 unit kendaraan reguler, dengan tanpa menyediakan armada tambahan.

“Arus mudik yang terjadi belakangan ini hanya terjadi di beberapa jurusan saja seperti jurusan Bandung-Sukabumi, Bandung-Bogor untuk armada bus AKDP. Serta jurusan Bandung-Merak untuk armada bus AKAP,” ujar Edi, Kamis (15/6/2018).

Kenaikan angka penumpang sebut dia mulai H-7 sampai H-2 Tahun 2017, momentum angkutan Lebaran kali ini mengalami peningkatan sekitar 15%. Persentase ini kata Edi cukup berada pada peningkatan yang tinggi.

Dari data yang ada, pada H-3, bus kedatangan itu sekitar 600 lebih armada. Adapun bus keberangkatan mencapai 660 lebih armada. Hal ini jelas memberikan peningkatan yang cukup besar jika dibandingkan hari-hari biasa yang hanya 400-an armada yang keluar masuk terminal.

“Kedatangan para pemudik di H-2 malam, pihaknya memprediksi mulai akan terjadinya lonjakan penumpang,”terangnya.

Disinggung lonjakan di H-1 Lebaran, Edi memprediksi pada momen tersebut angka pemberangkatan pemudik justru berbanding terbalik dan akan mengalami penurunan. Lantaran pada waktu tersebut, dominasi perantau sudah berada di kampung halaman masing-masing.

“Prediksi di H-1 pasti penurunan karena semua pemudik mayoritasnya sudah berada di kampung halaman,” pungkasnya.

(van)

 

loading...

Feeds