Pemuda Anti Ijazah Palsu Laporkan Cabup Bogor Ade Ruhandi ke KPU dan Bawaslu Jabar

Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu mendatangi kantor KPU dan Bawaslu Jawa Barat, Rabu (13/6/2018).

Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu mendatangi kantor KPU dan Bawaslu Jawa Barat, Rabu (13/6/2018).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menjelang Pilkada Serentak, gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu mendatangi kantor KPU dan Bawaslu Jawa Barat (Jabar), Rabu (13/6/2018). Untuk melaporkan dugaan adaya ijazah palsu yang digunakan calon Bupati Bogor.

Dugaan tersebut dialamatkan kepada Ade Ruhandi, calon Bupati Bogor asal partai Golkar yang diduga kuat mengunakan ijazah palsu untuk mendaftarkan sebagai calon Bupati pada Piikada serentak Kabupaten Bogor 27 Juli 2018 mendatang.

Ketua gerakan pemuda anti ijazah palsu cabang Bogor Raden Fariq, mengatakan laporan tersebut lantaran adanya beberapa kejanggalan yang memperkuat dugaan bahwa ijazah yang digunakan Ade adalah ljazah palsu.

”Pada Ijazah S1 tanggal kelulusan tertulis berbeda dengan yang tertera di Website forlap.dikti.co.id. Pada ijazah  kelulusan tertulis 28 Februari 2006. Sedanskan dl website forlap.dikti.co.idtertulis 31 Desember 2005,” katanya saat di jumpai di kantor Bawaslu Jawa Barat.

Dugaan makin kuat setelah Sekola Tinggi llmu Ekonomi-Bisnis (STIEB) Indonesia menegaskan dalam surat keterangan D.01/K-10/STIEBi/V/2007 bahwa yang bersangkutan, Ade Ruhandi (Nim: 1020020017) Tidak memiliki biodata sebagai peserta didik. 

loading...

Feeds