Apakah Boleh Puasa Ketika Sedang Hamil ? Ini Dia Jawabannya…

Bolehkan Puasa ketika sedang Hamil ? banyak ibu yang sedang hamil bertanya tentang ini. Jawabnya adalah boleh namun harus mempertimbangkan Usia kandungan dan kondisi kesehatan umum baik janin maupun ibu. Dalam kehamilan ada 3 bagian masa kandungan yaitu :

Trimester satu atau tiga bulan pertama, merupakan proses pembentukan organ tubuh, otak, saluran cerna dan ginjal janin. Umumnya, mereka akan mengalami keluhan seperti mual, pusing, lemas dan muntah. Kalau mual dan muntah yang menyebabkan dia tidak bisa makan akan membahayakan. Biasanya, jika seorang ibu hamil memiliki masalah seperti itu tidak dianjurkan untuk puasa.

Trimester dua atau kandungan bulan keempat hingga keenam, berat badan ibu naik rata-rata 0,5 kg per minggu. Keluhan seperti di trimester satu sudah tidak ada dan bila semua kondisi baik makaibu diperbolehkan puasa.

Trimester tiga atau di bulan ketujuh hingga kesembilan. Ibu hamil sudah siap melahirkan. Namun, asupan teteap dibutuhkan karena terus berkembang. Disini diperbolehkan puasa ketika tekanan darah normal, tidak ada anemia, tidak memiliki sakit gula, janinnya baik, dan berat bayi sudah sesuai.

Sebenarnya ibu hamil sama dengan ibu yang sedang menyusui, diberi keringanan untuk tidak berpuasa dengan menggantinya dalam bentuk fidyah. Jadi ibu hamil yang tidak mampu berpuasa sebaiknya memang tidak berpuasa demi kesehatan janin dan dirinya sendiri. Puasa bisa memberikan manfaat yang sangat besar untuk kesehatan. Namun ketika ibu hamil memaksa berpuasa sementara kondisi tubuh kurang sehat, maka sebaiknya tidak berpuasa. Sementara bagi yang mampu tetap bisa berpuasa.

Tips Persiapan untuk Ibu Hamil yang Berpuasa.

  • Sebelum berpuasa berkonsultasilah ke dokter atau bidan untuk mengetahui kondisi kesehatan janin dan Ibu. apakah ada penyakit yang bisa menyebabkan bahaya untuk janin dan ibu hamil.
  • Hindari mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, coklat dan minuman berenergi yang bisa menyebabkan kondisi tubuh menurun dan resiko pada janin atau ibu hamil.
  • Pastikan cukup nutrisi dengan gizi seimbang baik karbohidrat, protein, lemak, sayuran, buah, mineral dan air putih ketika buka, tarawih dan sahur
  • Cukup istirahat dan hindari faktor stress
  • Konsumsi vitamin atau suplemen untuk kehamilan

 

Selain hal diatas, perlu diperhatikan kondisi tubuh bila menurun ketika sedang berpuasa, seperti :

  • Berat badan menurun secara bertahap.
  • Merasa haus berlebihan yang bisa menjadi tanda dehidrasi.
  • Sakit kepala.
  • Gerakan bayi berlebihan dan sangat terasa.
  • Bayi terasa tidak bergerak.
  • Kontraksi berlebihan.
  • Merasa nyeri berlebihan, merasa bingung, depresi, lelah berlebihan.

Apabila hal teresebut dirasakan maka, segera batalkan puasa karena itu pertanda bahwa, tubuh bahwa kondisi fisik ibu sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa.

Oleh dr Lilis Utami Kardinah Teblu,M.H.Kes
Paur Binkes Sespim Polri.

(mur)

loading...

Feeds