Ternyata, Pelaku Penyerangan Polsek Maro Sebo Diduga ‘Kurang Satu Strip’

Aparat bersenjata lengkap mengamankan Mapolsek Maro Sebo pasca diserang Anwar Sahadat (Ellan RA/Jambi Ekspres)

Aparat bersenjata lengkap mengamankan Mapolsek Maro Sebo pasca diserang Anwar Sahadat (Ellan RA/Jambi Ekspres)

POJOKBANDUNG.com, JAMBI – Penyerangan Polsek Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi masih meyisakan tanda tanya. Apalagi mengingat beberapa serangan teroris beberapa waktu terakhir.

Pelaku yang diketahui bernama Anwar Sahadat (34) itu hingga saat ini masih berada di Rumah Sakit Bhayangakra, Polda Jambi.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal menyatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

Mulai dari mengumpulkan bukti-bukti, petunjuk, sampai dengan memeriksa saksi-saksi.

Termasuk meminta keterangan pelaku Anwar Sahadat.

Demikian disampaikan Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Akan tetapi, terang Iqbal, pelaku sampai saat ini masih cukup sulit diajak komunikasi.

“Sampai saat ini pelaku belum bisa berkomunikasi,” beber Iqbal.

Karena itu, tambah mantan Kapolrestabes Surabaya itu, pihaknya juga akan mendalami dan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.

tanya A jawab B, ditanya B jawab C,” kata Iqbal.

AS, pelaku penyerang Polsek Maro Sebo Jambi

Oleh karena itu, pihakya masih belum bisa menyimpulkan motif pelaku melakukan penyerangan terhadap anggota polisi.

Termasuk apakah yang bersangkutan merupakan salah satu bagian dari kelompok teroris atau bukan.

Juga berkenaan dengan keterlibatan pelaku dengan aliran-aliran tertentu.

“Belum ada dugaan bahwa pelaku masuk dalam aliran apapaun, jaringan apapaun. Belum ada,” lanjut Iqbal.

Ditanya apakah pelaku dimungkinkan mengidap ganggguan jiwa, Iqbal menyebut hal itu bisa saja.

“Ada dugaan ke arah sana (gangguan jiwa),” katanya.

loading...

Feeds

BPJS Kesehatan Polisikan Pengkritik

Polemik defisitnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, lembaga yang dipimpin Fachmi Idris melaporkan dua akun pengkritik ke Bareskrim, Selasa …