Minim PJU, Warga Cimahi Utara dan Selatan Keluhkan Penerangan Jalan

Ilustrasi pemasangan PJU

Ilustrasi pemasangan PJU

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Cimahi Selatan dan Utara dikeluhkan warga. Sejauh ini warga menilai, Pemerintah Kota Cimahi belum melengkapi fasilitas publik khusunya penerangan jalan.

Sejauh ini, potensi kecelakaan yang diakibatkan mininnya PJU sangat dihkhawtirkan. Bahkan, tindak kriminalitas pun akan mengancam.

Salah seorang warga Cipageran, Lucky (27) mengaku was-was ketika melintas di Jalan Kolonel Masturi yang merupakan jalur perbatasan antara Cimahi dan Kabupaten Bandung barat.

“Jalannya gelap dan berkabut kalau subuh. Saya harap pemerintah segera mamasang PJU untuk keselamatan bersama,” ucap Sumanto kepada Radar Bandung, Selasa (22/5/2018).

Sementara itu, di wilayah Cimahi Selatan yang punya dua perbatasan antara Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, hingga saat ini pun masih minim penerangan. Wilayah tersebut berada di sepanjang jalur Leuwigajah menuju Batujajar dan kawasan Nanjung menuju Kabupaten Bandung.

Minimnya PJU ini, dibenarkan oleh Kepala Bidang Angkutan dan PJU Kota Cimahi Sumanto, dengan begitu,pada tahun 2018 ini pihaknya berencana untuk menambah PJU di sejumlah wilayah.

“Tapi rencana penambahan tersebut baru sebatas rencana. Sebab hingga saat ini belum ada proses lelang pekerjaan. Sekarang baru sosialisasi,” katanya

Untuk penambahan PJU sendiri di ruas jalan kota Cimahi, lanjut dia, ada sebanyak 185 unit. Rencana pemasangan PJU akan dilaksanakan bulan September mendatang, dengan anggaran mencapai Rp1 Miliar. Standar pemasanganPJU di Cimahi, dalam 30 meter harus terdapat Satu PJU.

loading...

Feeds