6 Polisi Gugur oleh Teroris, Kepala BIN Malah Sibuk Jadi Cawapres Jokowi

Budi Gunawan cium tangan Megawati Soekarnoputri

Budi Gunawan cium tangan Megawati Soekarnoputri

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Serangan beruntun yang dilancarkan terduga teroris di sejumlah daerah menyebabkan 14 polisi jadi korban. Enam di antaranya meninggal dunia.

Selain polisi, puluhan masyarakat juga jadi korban. Beberapa di antaranya meninggal dunia.

Maraknya serangan teroris akhir-akhir ini membuat politisi Gerindra Ferry Juliantono angkat biacara. Ia menuntut pemerintah untuk mengevaluasi jajarannya, terutama kinerja Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Ferry mempertanyakan kinerja Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan. Ia mengkritik Budi Gunawan yang dianggapnya sibuk menjadi Cawapres Joko Widodo (Jokowi).

“Pemerintah harus evaluasi Kapolri dan Kepala BIN, lah orang Kepala BIN-nya juga sibuk mau jadi calon wakil presiden sih,” ujar Ferry di hotel Atlet Century, Selasa, (22/5).

Ferry meminta pemerintah untuk tidak menyalahkan DPR terkait lamanya revisi UU Terorisme.

“Kok enggak introspeksi pemerintah, malah salahkan DPR, ini bagaimana,” tandasnya.

Sejauh ini, baik Polri maupun BIN terus berkilah terbentur payung hukum yang menyulitkan keduanya sulit melakukan pencegahan dini. Kedua institusi itu merasa tidak bisa menangkap pelaku terduga terorisme sebelum ada kejadian.

Karena itu, dalam revisi UU Terorisme, bab soal pencegahan menjadi prioritas keduanya agar bisa memiliki wewenang lebih dalam menindak pelaku terduga teroris sebelum kejadian.

loading...

Feeds