Mabes Polri Incar Penyebar Info Teroris Pengalihan Isu

Senjata yang dirampas napi teroris dalam kerusuhan Mako Brimob, Kamis (10/5/2018)

Senjata yang dirampas napi teroris dalam kerusuhan Mako Brimob, Kamis (10/5/2018)

 POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Serangan teroris dan bom Surabaya adalah fakta dan tak bisa dibantah lagi.

Tapi, masih ada saja pihak-pihak yang menyebut bahwa hal itu adalah sebuah rekayasa dan pengalihan isu.

Karena itu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) geram bukan kepalang. Terlebih, korban meninggal dari warga tak berdosa pun jumlahnya tak sedikit.

Setelah mengancam para pembuat pernyataan bahwa teroris dan serangan bom tak lebih dari pengalihan isu dan rekayasa, kini Mabes Polri memberikan ancaman tambahan.

Ancaman yang sama, juga akan diberlakukan bagi mereka yang menyebarkan, membagikan dan meneruskan penyebar hoax itu.

Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada awak media di Mabes Polri, Selasa (22/5/2018).

“Polisi akan kejar terus. Kalau dia meneruskan atau memforward dari siapa, postingan siapa. Tidak serta merta info dari mereka kita terima,” kata Setyo.

Tak hanya itu, kata Setyo, pihaknya juga terus melakukan patroli terkait siapa dalang pembuat hoax ‘teroris adalah pengalihan isu’.

“Terkait beredarnya hoaks (teroris pengalihan isu) dan ujaran kebencian di media sosial ini kan sudah kita terima (infonya). Kita lakukan patroli juga,” katanya.

loading...

Feeds