Tarawih Pertama, Ribuan Jemaah Padati Masjid Agung Bandung

Ribuan umat muslim melaksanakan Salat Tarawih perdana di Masjid Raya Bandung,  Jalan Dalem Kaum,  Rabu (16/5). Kementrian Agama melalui sidang isbat telah menetapkan awal Ramadhan 1439 H jatuh pada Kamis (17/5).Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Ribuan umat muslim melaksanakan Salat Tarawih perdana di Masjid Raya Bandung, Jalan Dalem Kaum, Rabu (16/5). Kementrian Agama melalui sidang isbat telah menetapkan awal Ramadhan 1439 H jatuh pada Kamis (17/5).Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Setelah ketua DKM Masjid selesai memberikan ceramahnya, pelaksanaan solat Tarawih pun dimulai.

Selama kurang lebih satu jam, para jamaah mengikuti ibadah solat Tarawih berjamaah di Masjid Raya Bandung.

Ada yang unik dan berbeda pada saat pelaksanaan tarawih kali ini, pada saat rakaat ke 11, sebagian jamaah menyelesaikan ibadah solat tarawihnya dan secara tertib keluar dari area Masjid. Jeda selama kurang lebih 10 menit, lalu solat Tarawih dilanjutkan kembali hingga rakaat ke 23 (tambah solat witir – red).

Sebelumnya, ketua pelaksana kegiatan Ramadan Masjid Raya Bandung, Djuju Syamsudin menjelaskan, untuk teknis pelaksanaan solat tarawih di Masjid Raya Bandung, pihaknya memberikan kesempatan kepada sejumlah jamaah yang hanya melaksanalan tarawih hingga 11 rakaat saja. Menurutnya, pihaknya tak mempermasalahkan adanya perbedaan terkait pelaksaan rakaat dalam solat tarawih ini.

“Solat tarawih ini kan sifatnya tidak terikat (bisa 11 rakaat atau 23 rakaat). Jamaah bebas memilih sesuai keyakinannya, yang penting kita menyediakan kesempatan untuk yang solatnya 11 rakaat, dan untuk witirnya, di rumah juga bisa,” jelasnya saat ditemui Radar Bandung, Rabu (16/5/2018).

Lebih lanjut ia menuturkan, solat tarawih bisa dilaksanakan secara berjamaah, atau sendiri-sendiri di rumah.

“Jadi jika ingin melanjutkan solat witir nya di masjid mangga, mau dilanjut di rumah juga mangga. Kita sudah atur dan ingin saling mengharagai saat pelaksaan tarawih. Kita tau ada perbedaan. Tapi tujuannya tetap sama untuk beribadah kok,” pungkasnya.

(gum)

 

 

loading...

Feeds