Awal Ramadan, Ini Penjelasan Kemenag Kota Bandung

pengamatan hilal

pengamatan hilal

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementrian Agama Kota Bandung, menyatakan kemungkinan besar awal Ramadan akan dilaksanakan pada Kamis (17/5).

“Berdasarkan perhitungan astronomi, saum ramadan diperkirakan pada 17 Mei 2018,” ujar Kasubag TU Kemenag Kota Bandung, Ali Abdul Latif, Selasa (15/5/2018).

Menurut Ali, hingga 29 Saban, atau 15 Mei 2018, bulan masih 0 derajat. Sehingga hilal masih belum bisa dilihat. “Dari sini, kita bisa memastikan, 30 Sya’ban, bertepatan pada tanggal 16 Mei,” terangnya.

Meski demikian, karena di Indonesia menganut dua sistem, yaitu Hilal dan Rukiat, karenanya tetap akan dilaksanakan sidang isbat untuk memastikan masuknya 1 Ramadan berasarkan Rukiat.

Meski 1 Ramadan jatuh pada 17 Mei mendatang, namun tempat hiburan di Kota Bandung sudah harus tutup pada 13 Mei-18 Juni.

Menurut  Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Nanang Sodikin, itu sudah sesuai dengan perda No 07 tahun 2012 tentang penyelenggaraan kepariwisataan.

“Dalam Perda tersebut, selama bulan puasa, seluruh tempat hiburan harus tutup. Seluruh pengusaha tempat hiburan sudah biasa dengan aturan ini,” kata Nanang.

Tempat hiburan malam yang harus tutup antara lain, pub, karauke, diskotek, spa, panti pijat dan sauna. “Untuk yang melanggar, ada sanksi administratif sampai pencabutan izin usaha,” tambahnya.

Ditemui sebelumnya Penjabat Sementara ( pjs) Walikota Bandung M.Solihin mengharapkan semua pengusaa tempat hiburan mentaati semua aturan ini. Mengingat, aturan ini sudah diberlakukan sejak lama, sehingga tidak ada alasan pengusaha tidak tahu mengenai hal ini.

“Harusnya sudah tidak ada lagi kendala bagi pengusaha. Mereka seharusnya bisa mengantisipasi terkait masalah gaji karyawan,” paparnya.

(mur)

 

loading...

Feeds