Warga Cimahi Resah dengan Penjual Miras di Pinggir Rek Kereta

Barang bukti minuman ilegal saat gelar barang bukti di kantor Wilayah Bea dan Cukai, Kota Bandung,  Senin (19/2). (RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG)

Barang bukti minuman ilegal saat gelar barang bukti di kantor Wilayah Bea dan Cukai, Kota Bandung, Senin (19/2). (RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Warga Cigugur Tengah resah dengan keberadaan penjual minuman keras di wilayahnya. Tepatnya dipingiran rel kereta api Cimindi, Kota Cimahi, terdapat sebuah warung yang diduga menjual miras.

Sekilas, tak nampak warung tersebut menyediakan minuman keras. Hanya terlihat beberapa gantung kerupuk dan jajanan anak-anak seperti, ciki-cikian dan lainnya.

Namun warga tetap menduga bahwa, warung yang berada di kawasan Rw 18 Kelurahan Cigugur itu, menjual minuman keras.

Salah seorang warga Cigugur, Kamal (30), mengaku, dua tahun lalu (2016), dua orang temannya meninggal dunia akibat menenggak minuman keras yang dibeli di warung tersebut.

Akan tetapi, meski warga sekitar mengetahui bahwa warung itu menjual miras, warga tidak berani bertindak dengan alasan memiliki backing yang kuat. Sehingga, hanya menjadi perbincangan saja.

“Tentunya, kami tidak ingin lagi ada korban akibat minuman keras,” ungkapnya.

Menurutnya, semenjak warung tersebut beroperasi di wilayahnya, banyak pemuda dari luar daerah yang sengaja membeli miras bahkan hingga saat ini, lanjut dia, masih saja ada sengaja datang ke warung tersebut untuk sekedar nongkrong sambil menenggak miras.

“Dengan kondisi seperti ini, khawatir menimpa masyarakat terutama anak-anak yang masih dibawa umur. Saya harap, baik pemerintah maupun aparat berani menindak tegas,” tandasnya.

Sementara itu, mendapat laporan dari warga, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cimahi akan segera melakukan pengecekan ke lokasi.

Kasatpol PP Cimahi Aris Permono, mengatakan, saat ini pihaknya sedang gencar menekan peredaran miras di wilayahnya. Oleh sebab itu, informasi dari warga tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Saya segera turunkan anggota untuk melakukan pemeriksaan atas laporan yang diterima,” singkatnya.

(gat)

loading...

Feeds