Persatuan Sepakbola Kota Cimahi Minta Segera Disediakan Lapang

Klub Sepakbola Cimahi, CPSKC. (Gatot/Radar Bandung)

Klub Sepakbola Cimahi, CPSKC. (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Salah satu kontestan Liga 3 Indonesia asal Kota Cimahi, Persatuan Sepakbola Kota Cimahi (PSKC), hingga saat ini belum memiliki home base. Bahkan, untuk latihan rutin pun harus menyewa lapangan.

Kondisi seperti ini, tentunya sangat dirasakan Manajemen PSKC pada saat akan mengembangkan persepakbolaan di Cimahi.

Manajer PSKC Cimahi Patriana Purwa mengatakan, dalam upaya meningkatkan prestasi di bidang olahraga khususnya sepak bola, perlu perhatian dari pemerintah.

“Setidaknya, pemerintah bisa menyediakan lapangan karena saat ini PSKC belum memiliki lapangan yang ideal untuk sebuah tim sepak bola,” katanya.

Sebetulnya, Pemerintah Kota Cimahi memiliki lapangan sepak bola yakni, Stadion Sangkuriang yang berlokasi di Jalan Sangkuriang Kota Cimahi.

Namun, kondisi stadion yang memiliki jumlah kursi penonton 12.000 orang itu, sungguh memperihatinkan.

Bagaimana tidak, saat ini stadion hanya diurus seadanya. Bahkan, rumput liar pun tumbuh disela-sela retakan beton kusri penonton. Kondisi itu diperparah lagi dengan sistem penyerapan air yang sudah tidak berfungsi.

“Kondisi stadion sekarang jauh dari standar nasional. Jadi, nggak bisa didaftarkan ke liga,” ucapnya.

Harapan untuk memiliki home base sendiri, nampaknya hanya menjadi angan-angan saja bagi tim yang saat ini dibesut oleh, pelatih ternama Robby Darwis.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam upaya membenahi stadion tersebut salah satunya, tidak memiliki luas lahan yang memadai.

“Kalau mau dijadikan stadion berstandar nasional, jelas mentok pada luas lahan yang tidak memadai,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut dia, Stadion Sangkuriang tetap akan direnovasi yang difungsikan sebagai sarana olahraga masyarakat Kota Cimahi. Sebab, hanya memiliki luas kurang dari 2 hektare.

“Kita butuh minimal 4 hektare untuk stadion berstandar nasional. Tapi kalau untuk spot olahraga publik, 2 hektare masih cukup,” tuturnya.

(gat)

loading...

Feeds