Soal Buang Limbah ke Sungai, Walikota Ajay Minta Apindo Tertibkan Anggotanya

Aliran air sungan Cibodas di Jalan Industri yang tercemar limbah pabrik (Gatot/Radar Bandung)

Aliran air sungan Cibodas di Jalan Industri yang tercemar limbah pabrik (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Keberadaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Kota Cimahi, belum mampu menekan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh industri. Pasalnya, di lapangan masih banyak ditemukan pihak industri yang melakukan pencemaran.

Tidak hanya itu, ada pula pabrik yang berani terang-terangan membuang limbah sembarangan tanpa melakukan pengolahan terlebihdahulu. Akibatnya, anak sungai Citarum yang berada di wilayah Cimahi kondisinya memprihatinkan.

Ketua Apindo Kota Cimahi, Roy Sunarya mengakui, masih banyak anggota Apindo yang dinilai melakukan pencemaran lingkungan.

Sayangnya, pihak Apindo tidak bisa menyebutkan secara pasti perusahaan tersebut. Saat ini, ada 600 industri yang ada di Cimahi tapi, hanya 40 perusahaan saja yang masuk dalam naungan Apindo.

“Sekarang kami akan konsentrasi di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan. Karena, merupakan kawasan industri,” tuturnya.

Mengenai kasus pencemaran limbah yang seakan tak kunjung usai ini, Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna mengultimatum agar pengelola industri berhenti membuang limbah langsung ke sungai.

“Selaku wadah para pengusaha, diharapkan mampu mengedukasi anggotanya untuk menaati segala peraturan Pemerintah,” tegasnya.

Diakui Ajay, sejauh ini dirinya belum melihat secara langsung mana saja pabrik yang dengan sengaja membuang limbah tanpa memikirkan dampaknya.

“Memang saya belum lihat secara langsung tapi, nanti akan coba dilihat. Kita coba akan kunjungi korbannya lalu berkomunikasi apa keinginan mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Cimahi Selatan Tuti Hestia berharap, keberadaan Apindo ini bisa meminimalisir pencemaran lingkungan yang dilakukan pihak pabrik. Sebab, air sungai di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan terlihat sudah tercemar.

“Upaya kami saat ini, akan terus berkordinasi baik dengan tokoh masyarakat maupun aparat keamanan,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds