Marak Miras Oplosan, Walikita Ajay Minta Gang dan Wilayah Terpencil Diawasi

Walikota Cimahi Ajay M Priatna saat menghadiri acara Milad IWAPI Cimahi ke-14 di gedung Techno Park Jalan Baros (Gatot/Radar Bandung)

Walikota Cimahi Ajay M Priatna saat menghadiri acara Milad IWAPI Cimahi ke-14 di gedung Techno Park Jalan Baros (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Maraknya peredaran minuman berbahaya atau oplosan, di sejumlah daerah menjadi suatu pelajaran bagi Kota Cimahi.

Tak ingin warganya menjadi korban minuman oplosan, Walikota Cimahi Ajay M Priatna meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak terkait lainnya untuk bersinergi dalam menciptakan situasi kondusif.

“Jangan sampai ada korban jiwa lagi akibat meminum minuman yang mengandung zat berbahaya,” kata Ajay, baru-baru ini.

Menurutnya, dalam upaya memerangi peredaran minuman oplosan ini, alangkah baiknya pihak terkait tidak harus menunggu adanya korban jiwa terlebihdahulu.

“Diharapkan pengawasan terhadap pemukiman gang harus ditingkatkan. Bahkan, wilayah terpencil sekalipun tetap dalam pengawasan,” ungkapnya.

Belajar dari kejadian korban minuman oplosan, tidak menutup kemungkinan Pemerintah Kota Cimahi akan mempertimbangkan sanksi bagi siapapun yang terlibat dalam peredaran minuman oplosan.

“Sanksi ini bertujuan untuk memberikan efek jera. Jadi tidak hanya ditindak pidana ringan saja,” tandasnya.

Meski peredaran minuman oplosan sudah mendebar ancaman namun, selaku penegak Peraturan Daerah (Perda), belum membuat agenda razia ke sejumlah toko yang diduga menjual miras.

Sekretaris Dinas Pol PP Kota Cimahi, Dadan Darmawan mengatakan, pada bulan April ini, memang operasai tidak diagendakan karena, sejauh ini belum ada laporan yang diterima terkait minuman oplosan.

“Kita (satpol pp) ranahnya hanya penertiban saja, nanti penindakannya ada dari pihak yang berwenang,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya sudah mengantongi beberapa warung jamu dan warung penjual miras sebagai sasarannya. Namun belum memiliki sasaran dalam skala besar. Jumlahnya sebanyak 15 kios.

“Langkah awalnya kita akan awasi kios yang sudah menjadi target sasaran untuk, dilakukan kembali pemeriksaan,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds