Sebelum Dapat Mobil Ayla dari HUT Radar Bandung, Bisnis Jajang Sempat Rugi Ratusan Juta

Jajang berfoto bersama mobil Ayla yang baru didapatkannya (iman h/pojokbandung)

Jajang berfoto bersama mobil Ayla yang baru didapatkannya (iman h/pojokbandung)

POJOKBANDUNG.com – Sabtu (14/4) malam, Jajang Sopandi sempat berbincang dengan istrinya soal Daihatsu Fun Day Radar Bandung yang akan digelar di Gedung Sate.

Mereka sudah merencanakan ikut acara dengan banyak hadiah itu, salah satunya mobil Daihatsu Ayla. Kepada istrinya, Lina, Jajang bilang jangan berharap berlebihan.

“Kalau menang ya milik, kalau tidak ya nggak apa-apa. Sebab kalau sudah milik mah nggak akan ke mana-mana,” kata Jajang, menirukan ucapannya kepada istrinya pada malam sebelum tidur itu.

Esoknya, (hari ini, Minggu (15/4)) ayah empat anak yang tinggal di Kampung Cimuncang RT4/6 Kelurahan Sukapada Kecamatan Cibeunyingkidul itu, seperti biasa bangun subuh untuk salat subuh.

Ia berdoa agar hari itu lebih baik dari hari kemarin. Pagi yang cerah mulai menyingsing. Ia lalu ingat burung piaraannya. Ia pun mengawali hari dengan merawat burung poksay kesayangannya.

Masih memakai sarung, pria yang sehari-hari bekerja sebagai marketing travel itu mengambil burungnya untuk dimandikan dan dijemur. Tadinya, setelah merawat burung, ia akan salat duha.

Tapi salat sunat untuk memohon kelancaran usaha itu belum sempat ia didirikan, istri dan anaknya keburu mengingatkan tetang acara jalan sehat Daihatsu Fun Day Radar Bandung.

Dua anaknya yang masih kecil juga merengek agar Jajang ikut. Jajang lalu mengganti sarungnya dengan celana. Ia juga menakai kaos jalan sehat warna putih merah yang dilapis jaket hitam.

Tak lupa, ia menyimpan kembali burungnya. Dari kampungnya, ia naik angkot ke Gedung Sate.

Hari itu, ia tak punya firasat bakal menang hadiah. Tujuannya untuk menemani anak dan istrinya. Terlebih ia dan keluarga termasuk sering mengikuti acara berhadiah, tapi belum pernah dapat.

“Tujuannya hiburan saja, kalau ada kenangan dapat hadiah alhamdulillah, nggak dapat juga alhamdulillah karena tujuannya hiburan,” kata Jajang, saat berbincang dengan pojokbandung.

Sebelumnya, Jajang tahu acara Daihatsu Fun Day Radar Bandung dari tetangganya. Setiap ada acara, warga di kampung Jajang memang suka kompak membeli tiket.

“Sebenarnya tiap ada acara nggak pernah kelewat, tapi kalah terus. Sudah puluhan kali,” katanya seraya tertawa.

Di sela hiburan musik dangdut yang dibawakan penyanyi Velline “Begal” dan Suzan “Sakau” itu, satu-satu tiket fun day diundi, mulai dari undian untuk mesin cuci, sepeda, motor, dan lain-lain.

Jajang sekeluarga pasrah. Nomor tiketnya tak kunjung keluar. Lalu tibalah giliran pengundian hadiah utama mobil Ayla. Jajang dan ribuan penonton lainnya makin pasrah.

Saat itulah nomor tiket yang dipegang Jajang tembus. Ia pun berlari ke atas panggung.

Jajang kemudian dinyatakan sah sebagai pemenang Ayla, mobil andalan Daihatsu. Jajang tertawa lebar, tak nyangka sama sekali bakal dapat mobil.

Ia cukup bingung saat ditanya akan diapakan mobil barunya itu. Ia memilih menyerahkan kepada istrinya. Ia tak mau memutuskan sendiri apakah mobil tersebut akan dipakai sendiri atau dijual.

“Apa yang didapat, biar istri yang menentukan. Kalau kata istri dipakai, mangga,” katanya.

Tapi kalau kata istrinya mau dijual untuk dipakai modal usaha, ia juga setuju. Terlebih, belum lama ini usahanya nyaris bangkrut.

Jajang menuturkan, istrinya buka usaha kecil-kecilan menjahit. Usaha tersebut pernah diperkuat lima pegawai. Suatu hari, ia mengalami gagal tender sampai ratusan juta. “Ruginya ya seharga mobillah,” kenang Jajang.

Lima karyawannya terpaksa dirumahkan. Jajang dan istrinya harus kembali merangkak dari bawah.

“Kalau mobil ini dipakai usaha, mudah-mudahan nanti jadi mobil lagi,” ucapnya.

(men/pojokbandung)

 

loading...

Feeds