Pemkot Cimahi Diminta Segera Realisasikan Pembangunan Pasar Atas Barokah

Kondisi pembangunan Pasar Atas Barokah yang mangkrak di Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi. (Riana Setiawan)

Kondisi pembangunan Pasar Atas Barokah yang mangkrak di Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi. (Riana Setiawan)

POJOKBANDUNG.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi, Achmad Gunawan mengatakan, keinginan pedagang Pasar Atas Barokah (PAB) harus direalisasikan oleh Pemerintah Kota Cimahi.

Sejauh ini, akibat terbengkalainya pembangunan pasar tersebut berdampak pada menurunnya penghasilan para pedagang.

“Demi kepentingan bersama, jelas pihak terkait harus memprioritaskan keinginan para pedagang,” Kata Agun, sapaan akrabnya, saat dihubungi Radar Bandung.

Menurut dia, permintaan dari para pedagang ini cukup realistis. Sebab, pascakebakaran empat tahun silam itu, nasib mereka terkatung-katung. Jika menyerap keinginan yang diutarakan oleh para pedagang, sebetulnya permintaan mereka tidak memberatkan pihak mana pun.

“Mereka hanya minta lapak atau kiosnya satu hamparan di lantai dasar,” ucapnya.

Sebagai penyambung aspirasi masyarakyat, DPRD Cimahi akan memanggil kepala dinas terkait sekaligus mengundang 50 orang perwakilan pedagang. Diharapkan, pihak terkait dapat menjelaskan apa permasalahan dan upaya pemerintah setempat dalam menyikapi keinginan pedagang.

“Nanti kita akan membahas keinginan mereka sekaligus membuat perencanaan bersama agar bisa diterapkan kedepannya,” terangnya.

Ia mengingatkan, jangan sampai rencana Pemkot Cimahi sendiri tidak seimbang dengan keinginan pedagang. Karena jika terjadi ketidakseimbangan atau tidak menndapatkana titik temu imbasnya adalah, pembangunan tidak berjalan dan terbengkalai.

“Ini jelas harus dipertimbangkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna meminta Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi mempercepat proses pembangunan lanjutan Pasar atas Barokah (PAB).

“Target operasional mulai awal 2019 harus tercapai sehingga pembangunan tidak boleh lewat dari tahun 2018,” kata Ajay.

Menurut Ajay, pembangunan harus rampung di tahun 2018. Sebab, ia mengerti soal pembangunan. Sehingga minta prosesnya dipercepat.

“Kalau nanti diburu waktu khawatir pembangunan tidak sesuai yang diharapkan,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds