LKKNU Jabar Ajak Para Ibu Cedas Mengatur Keuangan Keluarga

Ketua LKKNU Jabar Hj Lilis Santika bersama jamaah banom muslimat NU Subang,  Sabtu (07/04/2018).

Ketua LKKNU Jabar Hj Lilis Santika bersama jamaah banom muslimat NU Subang, Sabtu (07/04/2018).

POJOKBANDUNG. com SUBANG –Pentingnya perencanaan keuangan yang baik tidak hanya dibutuhkan bagi perusahaan semata, bagi sebuah keluarga pun hal ini dibutuhkan agar semua kebutuhan keluarga terpenuhi, bahkan bisa menyisakan untuk investasi jangka panjang seperti untuk tabungan dan pendidikan. Demikian disampaikan Ketua LKKNU (Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama) Jawa Barat Hj Lilis Santika dalam workshop perencanaan keuangan keluarga bersama banom Muslimat NU Subang, Sabtu (7/4/2018).

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB ini juga menyampaikan para perempuan terutama para ibu yang mengurus rumah tangga sudah seharusnya memiliki kemampuan perencanaan keuangan keluarga pasalnya para ibu ini sejatinya adalah seorang manajer keuangan di keluarganya masing-masing.

“Seorang ibu harus mampu merencanakan keuangan keluarga yang baik, bagaimana mengelola keuangan yang dinafkahkan suami itu mampu mencukupi kebutuhan keluarga setiap bulannya dengan tidak besar pasak dari pada tiang,” urai Hj Lilis.

Untuk itu, pengasuh Pontren Modern Annuur Sumedang ini memberikan tips sederhana mengatur keuangann keluarga. Caranya setiap bulan para ibu harus membagi uang pendapatan keluarga untuk dua peruntukan yakni uang harian yang bisa ditabung di ATM dan uang investasi jangkan panjang yang bisa diwujudkan dalam investasi emas batangan.

“Tentunya kita tidak ingin setiap bulan kedodoran karena salah dalam mengelola keuangn keluarga. Ada tips sederhana yang bisa diterapkan yakni dengan membagi dua peruntukkan setiap uang yang diterima setiap bulannya, misalnya setiap bulan suami mendapatkan penghasilan Rp 5 juta, maka Rp 4 juta bisa ditabung untuk kebutuhan harian yang bisa diuangkan lewat ATM, dan Rp 1 juta usahakanlah disimpan untuk investasi jangka panjang seperti pendidikan anak dan lain lain,” urainya.

Dalam sesi tanya jawab, para peserta workshop mengaku sangat tertarik dengan materi yang disampaikan lantaran jarang didampatkan di acara lain. Para peserta mengharapkan agar workshop itu terus ditindaklanjuti demi meningkatnya kesejahteraan seluruh keluarga mulsim Indonesia.

Seperti telah digelar sebelumnya di Kabupaten Sumedang yang diikuti para ibu-ibu jamaah pengajian se-Kabupaten Sumedang beberapa waktu lalu, kegiatan workshop ini merupakan program yang diprakarsai LKKNU pusat dengan menggandeng Pegadaian Syariah. Seperti diketahui Pegadaian merupakan salah satu lembaga keuangan yang merupakan BUMN milik negara dan sudah memiliki kepercayaan di masyarakat.

 

(rik)

loading...

Feeds

Jelang Ramadan, yang Baru di J&C Cookies

Mendekati bulan Ramadan 2018, toko kue yang rencananya akan membuka cabang pertamanya di negara tetangga, Singapura, juga mengeluarkan varian terbarunya …