Belasan Tiang MCP Disegel, Masih Ada Puluhan Lagi yang Ilegal

Satpol PP lakukan penyegelan tiang MCP di Jalan Cihanjuang (foto : Gatot/Radar Bandung)

Satpol PP lakukan penyegelan tiang MCP di Jalan Cihanjuang (foto : Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sedikitnya 15 tiang Micro Cellpole (MCP) yang tidak berizin di Kota Cimahi disegel. MCP tak berizin itu dicabut konektornya agar tidak difungsikan.

Kasatpol PP Cimahi Aris Permono, mengatakan, disegelnya tiang MCP itu lantaran telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 5 Tahun 2010 tentang, penataan menara Telekomunikasi dan Perda Nomor 16 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan perizinan pemanfaatan ruang.

Dari data tertulis Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cimahi, sekitar 77 MCP diduga tidak mengantongi izin. Hingga hari ini, pihaknya terus melakukan penyegelan beberapa tiang MCP yang tersebar di seluruh Kota Cimahi.

“Selama dua hari ini kami sudah menyegel 15 tiang. Kami sengaja cabut konektornya (listrik) sekaligus dipasang Satpol PP line sebagai tanda tidak bisa digunakan lagi sampai izinnya selesai,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam pemasangan MCP ada beberapa perizinan yang harus ditempuh para pengusaha penyedia jaringan telekomunikasi.

Misalnya, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), izin prinsip, izin kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) dari Danlanud, izin lingkungan.

“Jadi, yang disegel itu milik para vendor penyedia jasa telekomunikasi yang tidak mengantongi semua perizinan yang jadi syarat penerbitan atau pemasangan MCP,” jelasnya.

Dalam penertiban tersebut, pihaknya tidak memandang pemilik MCP baik yang sudah mengantongi izin sebagian atau belum sama sekali. semua tetap disegel. Setelah disegel, MCP tersebut tidak bisa digunakan hingga ada keputusan yang sah dari pengadilan.

“Kami imbau kepada para pengusaha jangan berani buka segel atau Pol PP line. Itu bisa beroperasi setelah ada keputusan dari pengadilan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, MCP tersebut sudah berdiri sejak 2014 dan seharusnya tidak terjadi pelanggaran. Makanya, kesalahan para pengusaha yang sebelumnya tetap akan dimasukan dalam berkas untuk disidangkan (Tipiring) ke pengadilan.

“Tiang MCP ilegal yang disegel tersebut tidak hanya berdiri di sebuah  pinggir jalan saja namun, ada juga yang menempel di beberapa bangunan. Sehingga kita akan terus melakukan penyegelan ini secara bertahap,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds