Gerombolan Bermotor Cimahi Tebar Ancaman, Warga Resah

lustrasi geng motor

lustrasi geng motor

POJOKBANDUNG.com – Warga resah dengan ulah gerombolan bermotor yang beraksi di wilayah Kota Cimahi.

Keresahan warga muncul usai terjadinya tindakan kekerasan yang menyebabkan seseorang mengalami luka-luka.

Peristiwa menakutkan itu terjadi hari Sabtu malam (31/3), di Kampung Leuweung Gede Jalan Kebon Kopi, Kecamatan Cimahi Selatan, sekitar pukul 21.00 wib.

Dari peristiwa itu, ada empat orang yang menjadi korban dan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Adanya peristiwa tersebut, warga sekitar lokasi kejadian diselimuti rasa was-was. Bagaimana tidak, kabar yang beredar di tengah-tengah masyarakat, kempat korban itu semuanya mengalami luka bacokan yang cukup serius.

“Saya harap, pihak aparat keamanan melakukan pengawasan ketat. Tentunya khawatir suatu saat bisa menimpa keluarga maupun masyarakat lainnya,” ujar salah seorang warga, Sandi (25).

Dirinya memang tidak mengetahui secara jelas bagaimana terjadinya peristiwa tersebut. Namun, pada saat kejadian, kata dia, banyak orang keluar rumah karena mendengar bisingnya suara knalpot motor disertai teriakan.

“Seperti ada orang yang berkelahi. Ternyata pas dilihat keluar sudah ada korban. Lalu warga lainya melapor ke Polres Cimahi,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra membenarkan adanya peristiwa tersebut. Mendapat laporan dari warga, anggota Reskrim Polres Cimahi langsung menuju lokasi kejadian untuk, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sementara ini, kami masih melakukan penyelidikan,” Kata Niko, di Mapolres Cimahi Jalan Amir Machmud, kemarin.

Dari keterangan sejumlah saksi dan olah TKP, lanjut Niko, pelaku melakukan aksinya lebih dari satu orang dan membawa senjata tajam. Sebab, korban mengalami luka yang diakibatkan oleh suatu benda.

“Ada salah satu korban yang tertancap benda tajam dan harus dilakukan operasi di Rumah Sakit Cibabat,” ungkapnya.

Menurutnya, para pelaku ini kemungkinan tidak hanya melakukan penyerangan terhadap korbannya tidak di satu daerah (Cimahi) saja. Sebab, laporan warga tidak hanya ke Polres Cimahi saja namun, ada juga yang melapor ke wilayah Polrestabes Bandung.

“Untuk mengungkap kasus ini kami akan berkoordinasi dengan satuan instansi lain, baik dari Polrestabes Bandung maupun Polres Bandung. Karena khawatir ada korban lagi di daerah lain,” terangnya.

Sementara itu, untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi membentuk, tim khusus untuk menangani kasus kekerasan anggota gerombolan bermotor yang menyebabkan luka bacok pada sejumlah korban.

“Tentunya kita berharap, peran masyarakat dalam menjaga keamanan sekitar lebih ditingkatkan lagi. Sekecil apapun informasinya akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds

Jelang Ramadan, yang Baru di J&C Cookies

Mendekati bulan Ramadan 2018, toko kue yang rencananya akan membuka cabang pertamanya di negara tetangga, Singapura, juga mengeluarkan varian terbarunya …