Serunya Barongsai Nusantara di Bandung Trade Center Fashion Mall

Pagelaran budaya “Imlek Nusantara-Festival 15 M” di Bandung Trade Center Fashion Mall (NUR FIDHIAH SHABRINA/RADAR BANDUNG)

Pagelaran budaya “Imlek Nusantara-Festival 15 M” di Bandung Trade Center Fashion Mall (NUR FIDHIAH SHABRINA/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Selain tahun baru imlek, momen besar yang dirayakan masyarakat Tionghoa ialah Cap Go Me. Hal ini pula yang diperingati Bandung Trade Center Fashion Mall lewat pagelaran budaya “Imlek Nusantara-Festival 15 M”.

“15 M itu dibacanya Cap Go Me, bukan 15 miliar. Istilah ini digunakan untuk menarik perhatian dan mempopulerkan Cap Go Me itu sendiri,” tutur penggagas acara, Anthony, belum lama ini.

Dalam acara di mal yang berlokasi di Jalan Dr. Djundjunan itu, bukan hanya barongsai Tionghoa saja yang dipertontonkan, melainkan terdapat 10 barongsai yang berasal dari beberapa daerah di wilayah Indonesia.

“Istilah Imlek Nusantara digunakan digunakan untuk menjelaskan kepada khalayak bahwa konsep yang ditawarkan dalam acara tersebut adalah dengan mengangkat kebhinekaan yang ada di Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu, sambung dia, tidak sebagaimana biasanya, selain menampilkan barongsai versi Tionghoa, juga ada pertunjukkan barongsai dalam berbagai versi kebudayaan yang berkembang di banyak daerah di nusantara, seperti barong Bali, reog Ponorogo, sisingaan Jawa Barat, dan lainnya.

Acara tersebut dimulai dengan pembukaan barongsai Tinghoa di halaman GF Mall BTC. Barongsai yang diiringi musik khas pertunjukkan tersebut mampu menarik massa yang saat itu sedang berbelanja.

Lokasi utama pertunjukan barongsai ini di lantai 3 diruang Creative Hall. Di sana juga digelar kesenian lain seperti vocal grouo, jazz, dan ekspresi anak juara.

Perayaan Tahun Baru sudah menjadi tradisi  setiap suku bangsa. Meski berbeda cara dan adat istiadatnya, namun sama dalam memaknainya. Harapan baru menjadi tumpuan keinginan agar tahun baru membawa kebaikak bagi semua.

“Di Indonesia, warga Tionghoa merayakan Imlek dengan kumpul keluarga. Sama seperrti perayaan tahun baru suku bangsa lainnya. Kumpul keluarga, bertemu sanak saudara, adalah hal yang sangat berarti dan membahagiakan bagi seluruh anggota keluarga,” terangnya.

Acara tersebut digelar untuk saling menghargai antar budaya yang berbeda, yang menampilkan makna indahnya kebersamaan dalam keragaman.

“Menjadikan Imlek sebagai perayaan bersama dan momentum yang tepat dalam mempersatukan keragaman nusantara. Berbeda budaya tetapi satu tujuan, Indonesia kuat, seperti singa barong,” pungkasnya.

(cr2)

loading...

Feeds