Shafira Usung Jalan Braga di Indonesia Fashion Week

Busana Shafira (Nur Fidhiah Shabrina, Radar Bandung)

Busana Shafira (Nur Fidhiah Shabrina, Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Menutup bulan Maret 2018, salah satu brand lokal Bandung, Shafira, mempersembahkan gelaran koleksi busan muslim high end di ajang bergengsi Indonesia Fashion Week (IFW).

Acara tahunan ini akan menghadirkan pertunjukan ekslusif dan ratusan booth dengan produk terbaik karya anak bangsa.

Keterlibatan Shafira yang kelima kalinya di ajang tersebut menjadi suatu pembuktian eksistensinya sebagai  brand muslim premium yang kembali hadir menjadi trend setter dan menginspirasi wanita muslimah.

Dengan tema ‘Ngabaraga’, Shafira akan menampilkan 60 look dalam pagelaran IFW 2018 yang akan diselenggarakan pada Jum’at, 30 Maret 2018.

Tetap mengangkat tema Indonesia, Shafira berkeinginan untuk menaikkan citra Indonesia di tingkat dunia, salah satunya melalui fashion show.

“Kami membawa misi untuk mengenalkan perkembangan peradaban di Kota Bandung dan prestasi perubahan atas kerja keras semua pihak,” ucap Chief Operation Shafira Corporation, Sunandar, baru-baru ini.

Selain itu, visi Shafira juga sejalan dengan program pemerintah kota Bandung yaitu mengembangkan ekonomi kreatif yang kini berfokus pada 4F, bidang Fashion, Food, Folk, dan Film.

Lebih lanjut, Sunandar menambahkan bahwa Shafira secara konsisten menghadirkan tren mode berbeda dengan cerita dibalik koleksinya.

“Menggali kekayaan warisan seni dan budaya tanah air merupakan visi dari Shafira untuk mengenalkan citra positif Indonesia di mata pecinta fashion di seluruh penjuru negeri,” sambungnya.

Fashion Show kali ini setiap bajunya dirancang oleh tim designer, Sethyawan. Jalan Braga dipilih sebagai tema tahun ini, mengingat Shafira merupakan brand asli kota kembang, Bandung.

“Show kali ini akan disuguhkan berbeda dari show yang pernah ada. Fashion show di set seperti lorong waktu nuansa 1920’s-1930’s hingga kecantikan braga di masa sekarang,” kata Sethyawan.

Ngabaraga yang artinya jalan-jalan menyusuri sungai (Sungai Cikapundung-red), sebagian koleksinya memiliki style distinctive androginy dengan warna natural yang cerah seperti biru langit, white creme, pink senja dan hijau tosca.

Dari total 60 koleksi, set warna akan dibagi tiga sequence dengan masing-masingnya membawa kisah alegori tersendiri, yaitu Braga Silam, Braga Kini, dan Bagja Braga.

“Fashion show sekarang akan di bagi menjadi tiga babak. Yang pertama, tahun 1920-1930. Siluetnya lebih simple dan vintage, dari warna juga di dominasi dengan warna tanah,” panjangnya menjelaskan.

Motif garis memanjang ke bawah beberapa akan ada, agar lebih terlihat maskulin dan tegas. Babak ke dua itu yang lebih feminim dan cantik. Warna pink, biru mint, dan pastel lebih ditonjolkan di sini.

“Pokoknya di yang kedua, saya bikin yang menjelaskan sekali bagaimana cantiknya mojang Bandung makanya akan ada sedikit aksen kristal. Dan babak terakhir menggambarkan suasana romantis Braga di malam hari. Akan dibuat lebih glam tentunya, dengan aksen kristal Swarovski yang juga menjadi signature dari Shafira,” lanjutnya.

Untuk penggunaan bahan juga akan dipilih seperti wol, sifon, dan sutra Garut. “Sutra Garut akan ada di yang babak ketiga. Karena itu buat malam jadi agar terlihat mewah dan glam, dari bahannya saja sudah sutra yang pasti tidak akan mengkerut saat disetrika,” ungkapnya.

Karena menggunakan bahan premium, tak heran harganya pun cukup mahal untuk dijangkau masyarakat.

“Ada harga ada barang ya. Walaupun premium tapi konsumen tidak akan kecewa,” imbuhnya. Untuk satu set baju koleksi IFW 2018, Shafira mematok harga kisaran Rp 7 juta sampai Rp 30 juta. “Itu tidak ready to wear, jadi kalau ada konsumen yang beli bisa pesan dulu baru kami buatkan,” tambahnya.

Gelaran akbar pecinta fashion dapat menghadiri persembahan menarik Shafira di Indonesia Fashion Week pada Jum’at, 30 Maret 2018 pukul 16.00-17.00 WIB, sedangkan untuk event IFW-nya dilaksanakan mulai tanggal 28 Maret sampai dengan 1 April 2018 dan Shafira berlokasi di booth 27-28 dan 34-35.

“Ini akan menjadi fashion show unik yang menarik bagi kita untuk bernostalgia. Saya rasa kebanyakan orang punya kesan tersendiri atas Bandung dan Jalan Braga. Saya penasaran akan seperti apa fashion show Shafira dengan sentuhan drama di IFW tahun ini,” ucap Sunandar menutup perbincangan.

(cr2)

loading...

Feeds