Ingat! Pancaroba Jadi Momen Penyakit, Begini Lankah Pencegahannya

nyamuk DBD

nyamuk DBD

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengingatkan, saat ini musim sudah memasuki pancaroba. Di masa perlahian ini, masyarakat Kota Bandung diminta menjaga kebersihan lingkungan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Dr Rosye Arosdiani Apip menjelaskan, ketika terjadi musim pancaroba, ada dua permasalahan yang muncul.

Pertama, kata dia, munculnya berbagai macam penyakit-penyakit langganan. Kedua, masalah melemahnya kondisi badan.

“Beberap penyakit yang terjadi salah-satunya adalah penyakit saluran pernapasan, batuk dan pilek dan sebagainya, dan gatal-gatal di kulit,” kata Rosye, di Kantor Dinkes Jalan Citatum 34 Bandung, baru-baru ini.

Lanjut Rosye, untuk masalah kulit biasa terjadi beberapa kasus seperti muncul alergi-alergi, baik itu terkena di kulit ataupun di saluran nafas. Semua gejala tersebut dipicu oleh cuaca pancaroba.

“Jangan lupa, diare juga sering kali muncul saat hujan seperti ini, tapi prinsipnya tak lain dari melemahnya daya tahan tubuh,” ungkapnya.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, dikatakan Rosye akan berdampak juga pada lingkungan seperti banyaknya sampah yang mengotori lingkungan pemukiman warga. Ada juga genangan air yang tak kunjung dibersihkan.

“Itu merupakan media potensial berkembangbiaknya nyamuk, penyakit yang di tularkan oleh nyamuk itu salah satunya demam berdarah, dan itu sering meningkat saat musim hujan,” sambungnya.

Rosye menjelaskan, penyakit leptospirosis juga penyakit yang diakibatkan dari urin tikus yang menyebar ke air, kemudian terkena kulit, terlebih jika kulit tersebut sedang terluka.

“Namanya hujan kan, air jadi tercemar, kita tidak memakai alas kaki dan segala macam, itu cukup mematikan, membahayakan,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya juga mencatat di Kota Bandung pernah ada kasus yang meninggal leptospirosis.

“Itu satu korban pada tahun 2017 itu pun karena ada laporan, karena banyak ya yang tidak melapor, padahal ini urgent,” terangnya.

Mengenai pengendalian, ia memaparkan agar masyarakat berprilaku CERDIK: Cek kesehatan secara teratur, Enyahkan asap rokok, Rajin berolah raga;

Diet yang seimbang seperti memakan sayur buah yang cukup, Istirahat yang cukup efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan Kelola dengan stres baik.

“Masyarakat harus mengerti pola tersebut, dan harus bisa mengaplikasikan,” pungkasnya.

(cr3)

 

loading...

Feeds

BPJS Kesehatan Polisikan Pengkritik

Polemik defisitnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, lembaga yang dipimpin Fachmi Idris melaporkan dua akun pengkritik ke Bareskrim, Selasa …