Sopir Angkutan Sampah Mogok, Cimahi Terancam Lautan Sampah

Penumpukan Sampah (Khairizal Maris/Radar Bandung)

Penumpukan Sampah (Khairizal Maris/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Akibat sopir dan kernet angkutan sampah di Kabupaten Bandung Barat mogok beroprasi, pengangkutan sampah di Kota Cimahi dan Kota Bandung mengalami hambatan.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, aksi mogok operasi tersebut disebabkan oleh buruknya pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Ade Ruhiyat, mengatakan pihaknya mendapat informasi serupa dari petugas pengangkut sampah di lapangan.

Kabarnya, ada armada sampah yang melakukan aksi di TPAS Sarimukti. Sehingga pihaknya mengalami hambatan saat hendak membuat sampah.

“Itu dipertegas dengan adanya imbauan dari pihak kepolisian agara tidak masuk ke kawasan Sarimukti untuk menghindari ikut aksi serupa,” terang Ade, di Jalan Demang Hardjakusumah, Senin (12/3).

Ade melanjutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Sampah Regional (BPRS) Jawa Barat terkait kesulitan yang dialami ketika hendak mengangkut sampah ke TPAS Sarimukti.

“Dalam hal ini kami tidak bisa menyalahkan atau mengkambinghitamkan. Karena faktor musim hujan juga bisa jadi kendala. Apalagi, di Sarimukti sudah masuk masa-masa terakhir sebelum pindah ke TPAS Legoknangka Kabupaten Bandung,” terangnya.

Dengan kondisi TPAS Sarimukti saat ini, lanjut dia, angkutan sampah yang semula bisa mengangkut dua rit per hari berkurang menjadi satu rit per harinya. Saat ini, volume sampah Cimahi mendekati 300 ton perhari.

“Kita upayakan dengan pemilahan sampah. Sehingga sampah yang diangkut bisa diminimalisir,” ucapnya.

Dengan adanya aksi di TPAS Sarimukti tersebut, diakuinya, Kota Cimahi mengalami imbas terhambatnya pengangkutan sampah. Pihaknya pun menjanjikan pengangkutan sampah akan segera diselesaikan.

“Mudah-mudahan tidak terhambat lagi dan infrastruktur di TPA Sarimukti segera ada perbaikan agar kegiatan pengangkutan sampah kembali lancar,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds